Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk segera membentuk forum pencegahan terorisme di tingkat daerah. Upaya ini dinilai penting mengingat Lamongan memiliki rekam jejak kelam terkait aksi terorisme.
Pembentukan forum tersebut dipandang sebagai langkah preventif yang lebih sistematis untuk menahan laju penyebaran ideologi terorisme yang kini mulai menyasar generasi muda. Terorisme, sebagai kejahatan luar biasa, dinilai berpotensi mengancam keselamatan publik sehingga memerlukan antisipasi kuat dan terkoordinasi.
Kekhawatiran ini diperkuat oleh data dari Densus 88 Antiteror, yang menyebut sedikitnya 110 anak di 23 provinsi telah direkrut jaringan teroris. Proses rekrutmen banyak dilakukan secara daring melalui propaganda di media sosial. Kerentanan sosial dan psikologis pada remaja menjadi faktor utama mereka mudah terpengaruh.
Baca juga : Musim Hujan, Dinkes Kabupaten Kediri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Demam Berdarah
Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel (Sus) Harianto, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat sinergi dalam menangkal ideologi terorisme yang mulai menargetkan kelompok muda. Ia secara langsung meminta Pemkab Lamongan membentuk forum pencegahan serupa FKPT sebagai benteng menghadapi radikalisme dan intoleransi.
“Kami terus bersinergi menjaga generasi muda dari ancaman terorisme melalui pembentukan forum pencegahan atau FKPT di Lamongan,” ujar Kolonel Harianto usai bertemu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di ruang kerja bupati, Senin (24/11/2025).
Ketua FKPT Jawa Timur, Husniyatus Salamah Zainiyati, turut menyampaikan dukungannya terhadap langkah pemerintah daerah dalam memperkuat keamanan wilayah. Sejak berdiri tahun 2013, FKPT Jatim bersama BNPT telah aktif melakukan berbagai program deradikalisasi guna menekan penyebaran paham radikal.
“Sejak awal berdiri, FKPT Jatim bekerja langsung di masyarakat bersama BNPT untuk mencegah masuknya paham radikalisme dan intoleransi,” ungkapnya.
Baca juga : Dinkes Kota Kediri Dorong Penguatan PHBS Lewat Evaluasi Penerapan di Rumah Tangga
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyambut baik rencana tersebut. Ia mengakui bahwa pembentukan forum pencegahan terorisme sangat penting mengingat Lamongan memiliki latar sejarah terkait isu tersebut.
“Kami mendukung penuh pembentukan FKPT di Lamongan sebagai langkah pencegahan terorisme,” kata Pak Yes.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





