Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 46.008 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tulungagung tengah merasakan kebahagiaan usai menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dari Kementerian Sosial. Setiap KPM mendapat total bantuan Rp 900 ribu yang merupakan akumulasi tiga bulan pencairan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Lijamsos) Dinas Sosial Tulungagung, Teguh Abianto, menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan berlangsung dari Sabtu (22/11/2025) hingga Minggu (30/11/2025). Setiap penerima berhak memperoleh Rp 300 ribu per bulan untuk periode Oktober hingga Desember 2025, namun pencairan dilakukan sekaligus pada November.
“BLT Kesra diberikan untuk tiga bulan dan dibayarkan secara rapel sehingga masing-masing KPM menerima langsung Rp 900 ribu,” ujar Teguh, Rabu (3/12/2025).
Baca juga : Pasca Penertiban, PKL Jalan Joyoboyo dan Jalan Patiunus Siap Ditata Menjadi Pusat Jajanan Baru Kota Kediri
Ia menuturkan, mekanisme pencairan dilakukan melalui dua skema, yakni pembayaran secara tunai dan melalui transfer rekening. Mayoritas bantuan telah tersalurkan, meski masih terdapat sejumlah KPM yang belum menerima karena terkendala administrasi.
Menurutnya, kendala terbesar adalah banyak KPM yang belum mempunyai rekening pada bank penyalur, yakni BNI. Dari total 8.578 KPM yang semula belum memiliki rekening, sebanyak 7.163 KPM telah berhasil dibuatkan rekening baru, sehingga masih tersisa 1.415 KPM yang perlu difasilitasi.
“Penyaluran melalui rekening sempat terkendala karena tidak semua KPM memiliki rekening BNI. Kami bantu proses pembukaan rekening baru agar pencairan segera selesai,” jelasnya.
Baca juga : Pemkot Kediri Dorong Penguatan Website Kelurahan–Kecamatan, Transparansi Layanan Jadi Fokus Utama
Teguh menambahkan, BLT Kesra dari Kemensos ini merupakan program baru yang hadir pada 2025. Namun, ia belum dapat memastikan apakah bantuan serupa akan kembali diberikan pada tahun berikutnya.
“Harapan kami, BLT Kesra bisa berlanjut karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.***
Reporter : Soleh Sirri
Editor : Hadiyin





