Laga Perseta 1970 vs Putra Jaya Pasuruan Memanas, Aksi Tak Sportif Warnai Pertandingan Liga 4 Jatim

Laga Perseta 1970 vs Putra Jaya Pasuruan Memanas, Aksi Tak Sportif Warnai Pertandingan Liga 4 Jatim
Pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha saat ditandu keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan medis (Perseta 1970)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM — Pertandingan Liga 4 Jawa Timur antara Putra Jaya Pasuruan kontra Perseta 1970 Tulungagung berlangsung panas dan memantik reaksi keras publik Kota Marmer. Laga tersebut diwarnai insiden tidak sportif dari salah satu pemain Putra Jaya Pasuruan yang berujung cedera pada pemain Perseta 1970 hingga harus ditandu keluar lapangan.

Pelatih Perseta 1970 Tulungagung, Medi Redondo, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada babak kedua menit ke-71, saat timnya tengah unggul telak 4-0 atas Putra Jaya Pasuruan.

Kejadian bermula ketika Perseta 1970 membangun serangan dari lini belakang melalui Firman Nugraha. Namun, umpan yang dilepaskan berhasil dipotong oleh pemain Putra Jaya Pasuruan, M. Hilmi Gimnastiar.

Firman kemudian berusaha melakukan hadangan untuk merebut kembali bola. Namun, upaya tersebut justru dibalas dengan tendangan keras bergaya kungfu dari Hilmi yang mengenai bagian dada Firman.

Baca juga : Libur Sekolah dan Nataru, Lebih dari 103 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Wisata Kabupaten Kediri

“Pemain kami berniat menghadang setelah umpannya dipotong lawan. Tetapi pemain tersebut malah melakukan tendangan kungfu yang mengenai dada pemain kami,” ujar Medi Redondo saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (6/1/2026).

Akibat benturan tersebut, Firman Nugraha langsung terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertandingan. Tim medis pun segera masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi Firman menggunakan tandu guna mendapatkan perawatan lebih lanjut di luar lapangan.

Aksi tidak sportif itu sempat memicu emosi para pemain Perseta 1970. Namun, wasit yang memimpin pertandingan langsung bertindak tegas dengan mengganjar kartu merah kepada Hilmi Gimnastiar. Meski sempat mendapatkan perawatan di dalam ambulans dan disarankan dibawa ke rumah sakit, Firman memilih menolak karena kondisinya berangsur membaik.

“Setelah ditandu keluar, pemain kami sempat akan dirujuk ke rumah sakit. Namun yang bersangkutan menolak karena merasa sudah lebih baik, dan saat ini kondisinya aman,” jelas Medi.

Baca juga : Meski Ditolak Warga, Dishub Kota Kediri Tetap Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Jalan Stasiun

Medi juga mengapresiasi kepemimpinan wasit dalam laga tersebut. Menurutnya, keputusan cepat dan tegas dari pengadil lapangan mampu meredam situasi agar tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih besar.

Selain itu, jajaran ofisial Perseta 1970 turut berperan aktif menenangkan pemain yang berada di bangku cadangan agar tidak terpancing masuk ke lapangan.

Diketahui, Perseta 1970 Tulungagung akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan atas Putra Jaya Pasuruan dengan skor akhir 7-2, meski laga berlangsung dalam tensi tinggi.

“Kinerja wasit cukup baik. Kalau tidak segera bertindak, kemungkinan besar emosi pemain akan semakin memanas,” pungkas Medi.***

Reporter : Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D