PONOROGO, LINGKARWILIS.COM — Upaya pencurian susu formula di sebuah minimarket di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo berhasil digagalkan. Dua perempuan paruh baya tertangkap tangan saat hendak membawa kabur empat kotak susu formula dari Toko Sahabat Mart.
Kasus tersebut terungkap berkat pengawasan kamera CCTV di dalam toko. Pemilik swalayan, Dian Setiyo Budi Utomo, mengaku sejak awal sudah mencurigai perilaku kedua pelaku yang tampak mondar-mandir cukup lama di area rak susu.
“Begitu masuk, gerak-geriknya sudah terlihat tidak biasa. Saya pantau terus lewat CCTV,” ujar Dian kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Kecurigaan tersebut terbukti. Saat diamankan dan diperiksa, kedua perempuan itu kedapatan menyembunyikan empat kotak susu formula di balik pakaian yang dikenakan secara berlapis. Masing-masing pelaku menyelipkan dua kotak susu berukuran 500 gram dengan merek Child Kid.
Baca juga : BPBD Ponorogo Edukasi Siswa PAUD tentang Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
“Mereka menyimpan susu di dalam baju yang dipakai rangkap. Total ada empat kotak,” jelas Dian.
Meski kedua pelaku mengaku baru pertama kali melakukan pencurian di toko tersebut, pemilik swalayan tetap memilih melaporkan kejadian itu ke Polsek Bungkal, mengingat kasus serupa kerap terjadi.
“Pengakuannya baru pertama kali di sini. Motifnya saya tidak tahu, tapi karena sudah sering kejadian, tetap kami laporkan,” imbuhnya.
Sementara itu, perangkat Desa Bancar, Nurcholis, mengungkapkan bahwa berdasarkan rekaman CCTV dan informasi di lapangan, aksi tersebut diduga dilakukan secara berkelompok. Diduga masih ada pelaku lain yang menunggu di luar lokasi menggunakan mobil.
Baca juga : DPRD Kabupaten Kediri Apresiasi Percepatan Perbaikan Jalan Rusak Awal 2026
“Yang tertangkap dua perempuan usia sekitar 45 hingga 55 tahun. Alamat KTP Pasuruan, meskipun mengaku dari Semarang. Diduga satu komplotan, karena ada satu mobil yang menunggu di luar dan langsung kabur saat dua orang diamankan,” ungkap Nurcholis.
Saat ini, Polsek Bungkal masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keberadaan pelaku lain yang melarikan diri. Sejumlah rekaman CCTV, baik dari dalam toko maupun di sekitar lokasi, tengah ditelusuri guna mengidentifikasi anggota komplotan lainnya.
“Kasus ini masih didalami. Polisi sedang mengumpulkan bukti untuk mengejar pelaku yang belum tertangkap,” pungkasnya.***
Reporter : Sony Prasetyo
Editor : Hadiyin





