Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak sekitar 500 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan laga Super League antara Persik Kediri melawan Bali United di Stadion Brawijaya, Jumat (30/1/2026). Kepolisian memastikan pertandingan berlangsung tanpa kehadiran suporter tim tamu.
Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Iwan Setyo Budhi, menyampaikan bahwa pengamanan melibatkan unsur TNI, Polri, serta instansi terkait. Kepastian tidak adanya suporter Bali United datang ke Kediri telah dikonfirmasi dari pihak klub tamu.
“Tidak ada informasi suporter tim lawan datang ke Kediri. Hal tersebut sudah kami pastikan dan dikonfirmasi dari pihak Bali United,” ujarnya.
Ratusan personel disebar di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area tribun, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar Stadion Brawijaya. Selain itu, setiap penonton yang masuk stadion akan melalui pemeriksaan ketat.
Baca juga : Cuaca Ekstrem Awal 2026 Tak Pengaruhi Harga, Jagung di Kediri Tembus Rp 6.200 per Kilogram
“Sebelum masuk pintu stadion, ada petugas yang melakukan pengecekan badan dan barang bawaan,” jelas Iwan.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi masuknya minuman keras maupun benda berbahaya seperti senjata tajam yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban pertandingan.
Selain pengamanan fisik, sistem tiket juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya menggunakan tiket kertas, pada laga ini tiket diganti dengan gelang penonton untuk meminimalisasi risiko pemalsuan.
“Tiket menggunakan model gelang agar tidak mudah dipalsukan,” tambahnya.
Baca juga : Aroma Siomay dan Batagor Khas Bandung Menggoda, Kuliner Pinggir Jalan Ini Jadi Favorit Warga Kediri
Kompol Iwan juga mengimbau kepada seluruh penonton dan suporter Persik Kediri agar ikut menjaga situasi tetap aman dan kondusif, baik selama pertandingan berlangsung maupun setelah laga usai.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari pelanggaran hukum,” pungkasnya.***
Reporter : Rizky Rusydianto
Editor : Hadiyin





