Cuaca Ekstrem Awal 2026 Tak Pengaruhi Harga, Jagung di Kediri Tembus Rp 6.200 per Kilogram

Cuaca Ekstrem Awal 2026 Tak Pengaruhi Harga, Jagung di Kediri Tembus Rp 6.200 per Kilogram
Petani jagung Kediri memanen jagung saat cuaca tak menentu di awal tahun 2026 (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Harga jagung di Kabupaten Kediri pada awal tahun 2026 justru mengalami kenaikan meski di tengah cuaca ekstrem. Saat ini, harga jagung di tingkat petani mencapai Rp 6.200 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 5.500 per kilogram, meski belum memasuki masa panen raya.

Kenaikan harga tersebut disambut positif oleh petani jagung. Salah satunya Kasiyanto (45), petani jagung asal Kecamatan Ringinrejo, yang mengaku sempat khawatir harga panen berada di bawah Rp 6.000 per kilogram, mengingat curah hujan tinggi dan angin kencang kerap terjadi di wilayah Kediri.

“Biasanya cuaca ekstrem berpengaruh pada harga jagung. Tapi sekarang harganya cukup tinggi. Semoga dalam beberapa minggu ke depan bisa terus naik atau setidaknya stabil, karena kebutuhan jagung sedang tinggi,” ujarnya.

Baca juga : Anda Punya Keluhan Kesehatan ? Jangan Khawatir, Polsek Kediri Kota Buka Layanan Terapi Kesehatan Gratis Setiap Hari

Kasiyanto menyebut, dalam sekali panen di lahannya ia mampu menghasilkan sekitar 1,5 hingga 2 ton jagung. Selama masa tanam, tanaman jagungnya relatif aman dari serangan hama, sehingga kualitas panen tetap terjaga.

Untuk menjaga kesuburan lahan, ia melakukan penyiraman mandiri menggunakan mesin diesel air saat tidak mendapat giliran irigasi. Pemantauan tanaman dilakukan setiap hari guna memastikan pertumbuhan jagung tetap optimal.

“Fokus penuh di sawah. Dari awal tanam sampai panen harus benar-benar diperhatikan. Kalau perawatannya bagus, hasil panen juga bagus,” jelasnya.

Ia menambahkan, upaya pengendalian hama tikus juga dilakukan secara kolektif melalui kelompok tani dengan memanfaatkan burung hantu Tyto Alba yang dinilai efektif menekan populasi tikus di area persawahan.

Baca juga : Longsor di Ngantang Tutup Separuh Jalur Malang–Kediri, Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Dengan kondisi cuaca yang belum stabil namun harga yang cenderung menguat, petani berharap tren positif harga jagung dapat bertahan hingga masa panen berikutnya, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani di awal tahun 2026.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D