Kediri, LINGKARWILIS.COM – Polsek Kediri Kota menghadirkan layanan terapi medis dan nonmedis gratis bagi masyarakat melalui program kemanusiaan yang menyasar warga kurang mampu, lansia, serta masyarakat dengan keterbatasan fisik.
Program ini menjadi wujud konkret penerapan motto Polri untuk Masyarakat, dengan menghadirkan pelayanan kesehatan alternatif langsung dari lingkungan kepolisian.
Terapi dilakukan oleh anggota Polsek Kediri Kota yang telah memiliki kemampuan terapi energi alam. Layanan ini diberikan tanpa biaya, tanpa sentuhan fisik, dan dapat diakses masyarakat secara rutin setiap hari di Mapolsek Kediri Kota.
Salah satu penerima manfaat, Bagio Sumarsono, warga Kecamatan Madiun, mengaku merasakan perubahan setelah menjalani terapi. Ia menyebut tubuhnya terasa hangat di area leher hingga kepala, sementara kaki kirinya yang sebelumnya lemah mulai menunjukkan respons gerakan.
“Hangatnya terasa jelas, kaki saya bisa bergerak. Alhamdulillah,” ujar Bagio, Kamis (29/1/2026).
Baca juga : Pemkab Kediri Alokasikan Rp2,5 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Cerme
Menurut Kanit SPKT Polsek Kediri Kota, Aiptu Ony Kristian yang menjadi terapis, sensasi hangat dan munculnya gerakan spontan merupakan indikasi awal respons saraf yang mulai aktif kembali. Kondisi tersebut dinilai dapat berkembang lebih baik apabila terapi dilakukan secara berkelanjutan.
Kata Ony, program terapi ini merupakan bentuk pengabdian Polri yang berorientasi pada kemanusiaan, bukan sekadar penegakan hukum.
“Kami ingin Polri benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. Terapi ini gratis, tanpa mahar, aman, dan kami niatkan murni untuk membantu,” tegasnya.
Ia menambahkan, selain dilaksanakan di Mapolsek setiap pukul 14.00 WIB dan 20.00 WIB, kegiatan terapi juga dilakukan secara mobile ke sejumlah kelurahan, kawasan car free day, serta wilayah dengan warga rentan. Dalam beberapa kesempatan, kepolisian juga menyalurkan bantuan sembako kepada pasien yang membutuhkan.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





