Kediri, LINGKARWILIS.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Mojoroto resmi mengukuhkan kepengurusan baru. Melalui mekanisme pemilihan yang berlangsung terbuka dan demokratis di Aula Kantor Kecamatan Mojoroto, H. Ahmad Isa Ansori, S.Pd., MM. terpilih sebagai Ketua FKUB untuk masa bakti 2026–2029 pada Kamis (5/2/2026).
Dalam proses pemungutan suara, Isa Ansori memperoleh dukungan mayoritas. Dari 20 peserta yang hadir, ia berhasil meraih 16 suara. Pemilihan awalnya diikuti oleh enam kandidat, namun empat di antaranya mengundurkan diri sehingga menyisakan dua nama yang bersaing hingga tahap akhir.
Terpilihnya Isa Ansori sekaligus menandai berakhirnya kepemimpinan FKUB sebelumnya yang diketuai oleh KH Abu Bakar Abdul Jalil. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas agama serta menjaga iklim kerukunan dan stabilitas sosial di Kecamatan Mojoroto.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Tertibkan Reklame Liar dan Amankan Seorang Pengamen Badut di Ngadiluwih
Struktur kepengurusan FKUB Mojoroto periode 2026–2029 mencerminkan keterwakilan berbagai unsur keagamaan. Posisi Wakil Ketua diisi oleh Drs. Nyoto Pujiadi dari unsur Islam Muhammadiyah. Jabatan Sekretaris dipercayakan kepada Djoko Slamet Wahyudi, M.Th. dari unsur Protestan, didampingi Wakil Sekretaris Yustinus Santosa, ST. dari unsur Katolik.
Sementara itu, posisi Bendahara diemban oleh I Gede Made Sudarma, SE. dari unsur Hindu, dengan Wakil Bendahara dijabat oleh Jimmy Effendy, SE. dari unsur Khonghucu. Komposisi pengurus yang beragam ini menjadi simbol komitmen FKUB dalam merawat toleransi dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.
Selain pengurus inti, FKUB Kecamatan Mojoroto juga didukung oleh Dewan Penasihat yang terdiri dari Camat Mojoroto, Kapolsek Mojoroto, Danramil Mojoroto, serta Kepala KUA Mojoroto. Keterlibatan unsur pemerintahan dan aparat kewilayahan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta pelaksanaan program-program kerukunan umat beragama di tingkat kecamatan.
Camat Mojoroto, Abdul Rahman, SH., M.Si., mengapresiasi jalannya pemilihan yang berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Ia berharap kepengurusan baru dapat semakin memperkokoh harmonisasi antarumat beragama di wilayahnya.
Baca juga : Pemkot Kediri Patuhi Putusan MA, Tetap Lanjutkan Proyek Alun-Alun Meski Kontraktor Menolak Hasil Audit
“FKUB memiliki peran strategis sebagai ruang dialog dan pemersatu umat beragama. Kami berharap pengurus yang baru mampu menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat toleransi, serta berperan aktif dalam merawat kerukunan masyarakat di Kecamatan Mojoroto,” ujarnya.
Proses pemilihan berlangsung aman, tertib, dan sarat nilai kebersamaan. Seluruh peserta sepakat bahwa FKUB memiliki peran penting dalam menjaga harmonisasi sosial serta menjadi jembatan komunikasi antarumat beragama.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin
