Standar Higiene SPPG di Jombang Makin Terpenuhi, 57 Unit Resmi Kantongi SLHS

Standar Higiene SPPG di Jombang Makin Terpenuhi, 57 Unit Resmi Kantongi SLHS
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada saat memberikan keterangan. (ist)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menjamin keamanan layanan pemenuhan gizi menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Hingga awal Februari 2026, sebanyak 57 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dinyatakan memenuhi standar higiene dan sanitasi setelah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pendampingan intensif yang dilakukan pemerintah daerah kepada para pengelola SPPG.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Per minggu lalu sudah bertambah sehingga totalnya menjadi 57 SPPG yang telah menyelesaikan proses sertifikasi,” ujar dr. Hexawan saat ditemui Selasa (10/2/2026).

Ia menegaskan bahwa kepemilikan SLHS merupakan kewajiban bagi setiap SPPG yang beroperasi, sebagai bentuk jaminan keamanan pangan bagi masyarakat.

“Jumlahnya terus meningkat karena SLHS memang menjadi persyaratan utama. Kami melakukan pendampingan agar seluruh SPPG bisa memenuhi standar yang ditetapkan,” jelasnya.

Baca juga : Sebulan Penuh TMMD di Kabupaten Kediri, Fokus Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Menurut dr. Hexawan, SLHS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bukti bahwa aspek kebersihan dan sanitasi dalam seluruh proses pengolahan makanan telah terpenuhi.

“Pemeriksaan kesehatan lingkungan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengambilan sampel air, swab tangan penjamah makanan, hingga pengujian sampel makanan untuk memastikan tidak mengandung bakteri berbahaya,” terangnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah SPPG yang belum menyelesaikan proses sertifikasi dan saat ini masih dalam antrean pendampingan.

“Unit yang belum tersertifikasi masih dalam proses, namun yang jelas ada peningkatan signifikan dibanding sebelumnya,” tegasnya.

Berdasarkan data per 23 Januari 2026, total SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Jombang mencapai 67 unit. Dari jumlah tersebut, 45 unit telah mengantongi SLHS, sementara sisanya masih dalam tahap pemenuhan standar.

Di sisi lain, jangkauan Program Makan Bergizi (MBG) dinilai masih belum optimal. Pemerintah Kabupaten Jombang memperkirakan masih dibutuhkan sekitar 30 unit SPPG tambahan untuk menjangkau seluruh sasaran secara merata.

Baca juga : Wakil Bupati Kediri Resmi Buka TMMD ke-127 di Desa Sumberbahagia Gadungan Puncu

“Berdasarkan perhitungan kami, Jombang masih membutuhkan sekitar 30 SPPG lagi,” ungkap Bupati Jombang, Warsubi, dalam keterangannya pada 23 Januari 2026.

Dengan semakin bertambahnya jumlah SPPG yang memenuhi standar higiene dan sanitasi, pemerintah daerah optimistis kualitas layanan pemenuhan gizi di Jombang akan semakin aman, berkualitas, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *