Muktamar NU ke-35 Dongkrak Okupansi Hotel di Jombang, Azana Sold Out Sehari, Tarif Kamar Naik hingga 25 Persen

Muktamar NU ke-35 Dongkrak Okupansi Hotel di Jombang, Azana Sold Out Sehari, Tarif Kamar Naik hingga 25 Persen
Azana Hotel berbintang empat yang terletak di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang kebanjiran pesanan kamar selama Pelaksanaan Muktamar NU ke-35, tanggal 27–31 Agustus 2026. (istimewa)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, sebagai tuan rumah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 langsung memberikan dampak signifikan terhadap sektor perhotelan. Kurang dari 24 jam setelah pengumuman resmi, sejumlah hotel di Jombang mulai dipenuhi pemesanan kamar untuk periode pelaksanaan muktamar pada 27–31 Agustus 2026.

Salah satu hotel yang merasakan lonjakan permintaan adalah Azana Hotel Jombang, hotel berbintang empat yang berlokasi di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan. Dengan jarak sekitar empat kilometer dari lokasi muktamar, hotel tersebut menjadi salah satu pilihan utama peserta yang membutuhkan akomodasi lengkap.

Sales Marketing Manager Azana Hotel Jombang, Adi Hermawan, mengatakan seluruh kamar yang dialokasikan untuk tamu muktamar habis dipesan hanya dalam hitungan jam setelah pengumuman lokasi penyelenggaraan diumumkan.

Baca juga : Harga Timun di Kediri Naik Jadi Rp13.000 per Kilogram, Cabai Rawit Justru Anjlok ke Rp40.000

“Kami menyiapkan sekitar 62 kamar untuk acara Muktamar NU. Setelah pengumuman keluar sekitar pukul 21.00 WIB, mulai pukul 22.00 hingga 23.00 WIB langsung masuk pemesanan, dan paginya kami sudah banyak menolak tamu untuk tanggal tersebut,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Adi, seluruh kamar telah terpesan untuk periode 26–31 Agustus 2026, menyesuaikan jadwal kedatangan para peserta sebelum muktamar dimulai.

Ia menyebut sebagian besar pemesan berasal dari Jakarta, menunjukkan tingginya antusiasme peserta dari luar daerah untuk menghadiri forum permusyawaratan tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.

Seiring meningkatnya permintaan, pihak hotel juga melakukan penyesuaian tarif kamar. Harga menginap selama periode muktamar naik sekitar 20 hingga 25 persen dibanding tarif normal.

“Harga kamar naik sekitar 20 sampai 25 persen dari tarif normal. Saat ini rata-rata menjadi sekitar Rp750 ribu per malam,” jelasnya.

Penyesuaian tarif juga berlaku untuk layanan extra bed. Jika sebelumnya dikenakan biaya Rp250 ribu, selama penyelenggaraan Muktamar NU tarifnya menjadi Rp350 ribu.

Baca juga : Lebaran Yatim Nasional di Kediri, Kemenag Luncurkan RA Perwanida 1 dengan Pendidikan Gratis

“Karena ini momentum yang hanya terjadi lima tahun sekali, tarif extra bed juga kami sesuaikan menjadi Rp350 ribu,” tambahnya.

Meski tingkat hunian dipastikan penuh, manajemen Azana Hotel belum berencana menambah jumlah karyawan. Menurut Adi, personel yang ada dinilai masih mampu memberikan pelayanan optimal kepada para tamu selama kegiatan berlangsung.

“Sementara belum ada penambahan pegawai karena jumlah personel yang ada masih mencukupi untuk melayani kebutuhan selama muktamar,” katanya.

Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Agenda lima tahunan tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 6.000 peserta resmi, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.

Kehadiran ribuan peserta diproyeksikan memberikan efek berganda terhadap perekonomian Jombang, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga berbagai usaha mikro dan jasa pendukung lainnya.***

Reporter : Taufiq Rahcman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *