Jombang, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Kabupaten Jombang memutuskan meniadakan agenda tahunan Kenduri Durian (KenDuren) Wonosalam pada 2026. Pembatalan dilakukan menyusul merosotnya produksi dan kualitas durian akibat faktor cuaca di kawasan lereng Anjasmoro.
Keputusan tersebut diumumkan melalui keterangan resmi yang diunggah di laman pemerintah daerah, Kamis (19/2), setelah melalui koordinasi antara organisasi perangkat daerah terkait, unsur kecamatan, serta seluruh kepala desa di Kecamatan Wonosalam.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jombang, Hartono, menyampaikan pernyataan tersebut mewakili pemerintah daerah. Ia menjelaskan, kondisi alam menjadi alasan utama ditiadakannya perhelatan yang selama ini menjadi daya tarik wisata unggulan tersebut.
“Kami bersama Camat Wonosalam, Muspika, dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Wonosalam menyampaikan bahwa Kenduri Durian tahun 2026 ditiadakan,” ujarnya dalam pernyataan tertulis.
Baca juga : Pemkab Kediri Gelar Sholat Tarawih Selama Bulan Puasa
Menurutnya, anomali cuaca berdampak signifikan terhadap hasil panen durian lokal. Penurunan tidak hanya terjadi pada jumlah produksi, tetapi juga pada kualitas buah yang dihasilkan petani.
“Jumlah dan kualitas durian Wonosalam mengalami penurunan cukup tajam akibat faktor cuaca,” tulisnya.
Sebagai informasi, Kenduri Durian merupakan agenda tahunan yang digelar di Kecamatan Wonosalam dan telah menjadi ikon wisata daerah. Event ini biasanya menarik ribuan pengunjung untuk menikmati durian lokal sekaligus menyaksikan tradisi sedekah hasil bumi.
Pemerintah berharap keputusan tersebut dapat dipahami masyarakat, khususnya pelaku usaha pariwisata. Langkah ini diambil guna menjaga reputasi durian Wonosalam agar tetap dikenal dengan mutu yang baik di mata wisatawan.
Baca juga : Disparbud Kabupaten Kediri Boyongan ke Kantor Baru di Kompleks Museum Sri Aji Joyoboyo
Hartono menambahkan, pihaknya optimistis kondisi pertanian di kawasan Wonosalam akan kembali membaik pada musim berikutnya sehingga tradisi Kenduri Durian dapat kembali digelar.
“Semoga tahun depan kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan,” pungkasnya.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





