Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pelaksanaan Operasi Pasar Murni (OPM) yang digelar Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Jumat (27/2/2026), mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Sejak pagi, warga telah memadati halaman Kantor Kelurahan Campurejo. Lonjakan pengunjung membuat area parkir tidak mampu menampung kendaraan, hingga meluas ke sisi jalan raya.
Di dalam aula, antrean panjang warga dari lima RW dan 29 RT terlihat tertib menunggu giliran membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Disperdagin Kota Kediri, Muhammad Ridwan, menegaskan bahwa OPM merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.
Baca juga : Kebersamaan Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri dan Siswa MI Warnai Kegiatan di Desa Gadungan
“OPM ini kami gelar sebagai bentuk kepedulian pemerintah agar warga bisa memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan OPM telah dimulai sejak 25 Februari 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 13 Maret 2026, dengan titik terakhir di Kelurahan Ngronggo. Program tersebut rutin dilaksanakan setiap menjelang Ramadan, mengingat tren kenaikan konsumsi dan harga bahan pokok.
“Menjelang Ramadan biasanya permintaan meningkat. Melalui OPM, kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Antusiasme warga hari ini sangat tinggi,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Disperdagin berkolaborasi dengan Perum Bulog dan sejumlah distributor bahan pokok. Kegiatan ini juga didukung aparat kejaksaan, perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Linmas. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.
Sejumlah komoditas yang dijual di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000, beras premium Rp68.500, gula pasir Rp14.000 per kilogram, minyak goreng Rp14.500 per liter, telur ayam ras Rp27.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta paket bumbu dapur berisi cabai dan bawang seharga Rp30.000. Harga tersebut berada di bawah rata-rata pasar.
Baca juga : Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Himbauan Tertib Lalu Lintas kepada Masyarakat Tidak Terorganisir
Lurah Campurejo, Suntoro, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan OPM di wilayahnya. Ia menilai program tersebut sangat membantu warga, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Dengan jumlah lima RW dan 29 RT, kebutuhan warga cukup besar. OPM ini sangat meringankan beban masyarakat,” katanya.
Salah seorang warga, Yani, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut. Ia menyebut harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan di pasaran.
“Menjelang Lebaran biasanya harga naik. Alhamdulillah, di sini bisa beli beras, gula, dan minyak dengan harga lebih terjangkau,” ungkapnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





