Pria Asal Klemunan Tewas di Rel KA Wlingi, Diduga Sengaja Tiduran di Jalur Kereta

Pria Asal Klemunan Tewas di Rel KA Wlingi, Diduga Sengaja Tiduran di Jalur Kereta
Petugas ketika mengevakuasi jenazah dari lokasi. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Warga Kelurahan Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar dibuat geger setelah ditemukan seorang pria meninggal dunia di jalur rel kereta api, Selasa (31/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.53 WIB di kilometer 102, tepatnya di petak jalur antara Stasiun Kesamben dan Stasiun Wlingi. Korban diketahui bernama Triman (19), warga Kelurahan Klemunan, Kecamatan Wlingi.

Kasi Humas Polres Blitar, Muheni, mengungkapkan bahwa saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia saat petugas datang ke lokasi,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Baca juga : Stok Darah PMI Kabupaten Kediri Capai 480 Kantong, Dinilai Masih Aman Pasca Lebaran

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat kereta api Kereta Api Majapahit melintas dari arah Malang menuju Jakarta. Saat itu, korban diduga berada dalam posisi tiduran di atas rel, tidak jauh dari jembatan.

Masinis disebut telah berulang kali membunyikan klakson sebagai peringatan, namun tidak mendapat respons dari korban.

“Masinis sudah memberikan peringatan, tetapi tidak diindahkan hingga akhirnya terjadi kecelakaan,” jelasnya.

Setelah kejadian, masinis segera melaporkan insiden tersebut ke stasiun terdekat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas gabungan dari Polsek Wlingi dan Polres Blitar langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Baca juga : Mas Dhito Tinjau Progres Rehabilitasi Gedung Pemkab Kediri

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Hingga saat ini, motif di balik tindakan korban masih belum diketahui. Namun, dugaan sementara mengarah pada aksi sengaja mengakhiri hidup.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *