Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ketahanan pangan nasional menunjukkan penguatan signifikan. Perum BULOG mencatat stok beras nasional untuk pertama kalinya menembus angka 5 juta ton, menandai capaian penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Indonesia.
Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti konkret kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat. Hal itu disampaikan saat mendampingi Andi Amran Sulaiman dalam inspeksi di Gudang Filial BULOG Cabang Karawang.
“Stok beras BULOG saat ini mencapai 5.000.198 ton. Ini menjadi fondasi kuat untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh pangan yang cukup dan terjangkau,” ujarnya.
Baca juga : Sambung Roso Kediri Jayati Satukan Seniman Jaranan dan Perkuat Identitas Budaya Nusantara
Di tingkat daerah, kinerja BULOG Kediri juga menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, stok beras di wilayah kerja Kantor Cabang Kediri mencapai 103.150 ton, ditambah cadangan minyak goreng sebesar 750 ribu liter.
Melimpahnya stok membuat kapasitas gudang tidak lagi mencukupi. Pemimpin Cabang BULOG Kediri, Harisun, mengungkapkan pihaknya harus menyewa gudang tambahan guna menampung hasil serapan gabah petani yang terus meningkat.
“Penyerapan gabah hingga saat ini mencapai 88.759.140 kilogram atau setara 45.400.300 kilogram beras. Ini menunjukkan produksi petani sangat baik dan kami berkomitmen menyerap hasil panen secara maksimal,” jelasnya.
Baca juga : Makassar Menang 3-1 atas Persik Kediri, Penalti Kontroversial Picu Kemarahan Persikmania
Masih kata Ahmad Rizal Ramdhani, pihaknya memastikan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Kediri dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Nganjuk, aman.
“Kami pastikan aman hingga 12 bulan ke depan,” pungkasnya.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin






