Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat pembangunan infrastruktur melalui program prioritas JAMULA (Jalan Mantap dan Alus Lamongan) Tahun 2026. Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Lamongan menargetkan rekonstruksi puluhan ruas jalan strategis dengan total panjang sekitar 40 kilometer yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pekerjaan fisik yang dilakukan meliputi pelebaran jalan, pengecoran beton, hingga pengaspalan ulang guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan akses transportasi masyarakat.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan program JAMULA tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga menjadi upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kelancaran mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan perdagangan.
Baca juga : DP2KBP3A Kabupaten Kediri Lakukan Pendampingan Psikologis bagi Anak Korban Dugaan Asusila Oknum Tokoh Agama
“Program JAMULA 2026 merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan merata hingga ke pelosok desa. Saat ini seluruh proses terus berjalan, ada yang sudah selesai 100 persen, ada yang masih tahap pengecoran, penghamparan agregat, hingga proses perhitungan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes, Senin (18/5/2026).
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur tersebut, Pemkab Lamongan menargetkan peningkatan persentase jalan mantap di seluruh wilayah agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Pak Yes juga mengajak masyarakat turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Baca juga : Kentrung Kreasi Batara Guru Disdik Kabupaten Kediri Pentaskan Lakon “Golek Kencono, Bayangan Cinta Panji”
“Melalui JAMULA 2026, Lamongan terus bergerak menuju daerah yang maju, nyaman, dan terkoneksi sesuai visi pembangunan berkelanjutan. Target kemantapan jalan di Lamongan diharapkan bisa mencapai 63,55 persen,” pungkasnya.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin






