Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri mulai memasang 86 titik penerangan jalan umum (PJU) baru di sejumlah wilayah Kabupaten Kediri sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan keamanan masyarakat.
Pemasangan PJU tersebut dimulai pada Mei 2026 dan tersebar di tiga wilayah berbeda. Untuk wilayah ULP Grogol dan ULP Ngadiluwih masing-masing mendapat 43 titik PJU, sedangkan wilayah ULP Tulungagung yang masuk Kabupaten Kediri mendapat tambahan 21 titik.

Kepala Bidang Perkim Kabupaten Kediri, Ainur Rozi, mengatakan proyek pemasangan PJU baru tersebut didukung anggaran sekitar Rp1 miliar dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2026.
Menurutnya, pemasangan dilakukan di jalur-jalur baru yang selama ini minim penerangan dan dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
“Program ini untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat saat melintas di jalan yang sebelumnya minim penerangan. Selain itu, jalan yang terang juga diharapkan dapat mengurangi potensi kejahatan jalanan,” ujarnya.
Baca juga : YIB Kediri Bagikan 1.000 Porsi Nasi Gratis di Taman Sekartaji
Rozi menambahkan, pemasangan PJU juga merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait kurangnya penerangan di sejumlah akses jalan di Kabupaten Kediri.
Ia menyebut keberadaan PJU akan membantu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas PJU agar tetap berfungsi optimal. Jika ada pohon yang menutupi lampu, sebaiknya dipangkas karena gesekan ranting dapat menyebabkan lampu mati,” katanya.
Baca juga : Mas Dhito Lepas Jamaah Haji Kabupaten Kediri Kloter 112, Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci
Selain itu, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas apabila ditemukan gangguan atau kerusakan pada fasilitas penerangan jalan agar dapat segera ditindaklanjuti.***
