Bangunan Liar di Jalur Ponorogo-Pacitan Dibongkar, Berdiri di Atas Saluran Air Milik Pemerintah

Bangunan Liar di Jalur Ponorogo-Pacitan Dibongkar, Berdiri di Atas Saluran Air Milik Pemerintah
Petugas saat menurunkan alat berat untuk membongkar bangunan permanen (SOny)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak tujuh bangunan yang berdiri di atas saluran air di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Desa Beton, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, dibongkar petugas gabungan pada Rabu (20/5/2026). Pembongkaran dilakukan karena bangunan tersebut menempati aset milik pemerintah dan dinilai menghambat proyek pembangunan saluran air.

Kepala Bidang Bina Manfaat Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur, Ruse Rante Pademme mengatakan bangunan tersebut berdiri di atas saluran milik pemerintah yang akan digunakan untuk proyek infrastruktur.

bayar PBB Kota Kediri

“Bangunan ini berdiri di atas aset saluran milik pemerintah. Karena ada proyek saluran, maka harus dibongkar,” ujar Ruse.

Menurutnya, sebelum dilakukan pembongkaran, para pemilik bangunan telah menerima surat peringatan secara bertahap mulai dari peringatan pertama hingga ketiga. Sebagian pemilik juga disebut telah mengosongkan bangunan secara mandiri.

Baca juga : Polres Ponorogo Geledah Ponpes Milik Tersangka Pencabulan Santri di Jambon

“Pemilik sudah mengosongkan bangunan, tapi belum dibongkar. Akhirnya kami lakukan pembongkaran menggunakan alat berat,” terangnya.

Ruse menambahkan, total terdapat 25 bangunan yang berdiri di atas saluran air di kawasan tersebut. Namun untuk sementara, baru tujuh bangunan yang dibongkar oleh petugas gabungan.

Sementara itu, 18 bangunan lainnya memilih membuat surat pernyataan dan menyatakan kesediaannya untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

“Masih ada 18 bangunan lagi. Mereka membuat surat pernyataan untuk membongkar sendiri,” katanya.

Pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti sejak kapan bangunan-bangunan tersebut berdiri di atas saluran air milik pemerintah. Karena itu, ia berharap para pemilik bangunan yang masih tersisa dapat bersikap kooperatif dan segera melakukan pembongkaran mandiri.

Baca juga : Semangat Boedi Oetomo Didorong Jadi Pemacu Kemajuan Bangsa di Peringatan Harkitnas Kabupaten Kediri

“Kami berharap pemilik bangunan yang lain bisa kooperatif dan melakukan pembongkaran mandiri,” pungkasnya.***

Reporter : Sony Dwi Prastyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *