Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Brumbun – Sine Tulungagung ditargetkan akan selesai pada akhir Mei 2026. Diketahui, pembangunan JLS Brumbun – Sine Tulungagung itu menghabiskan anggaran senilai ratusan miliar rupiah.
PPK 2.1 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, I Made Budiana mengatakan, ruas JLS Brumbun – Sine Tulungagung memiliki panjang 13,5 kilometer. Proyek ini terbagi ke dalam dua pengerjaan, dimana pengerjaan Lot 1A memiliki panjang mencapai 9,6 kilometer dan Lot 1B sepanjang 3,9 kilometer.
Secara rinci, proses pengerjaan untuk Lot 1A pada ruas JLS Brumbun – Sine Tulungagung itu hampir mencapai 100 persen, dimana saat ini hanya sisa 1,5 kilometer untuk proses pengaspalan. Sedangkan untuk Lot 1B pada ruas JLS Brumbun – Sine diketahui sudah 100 persen selesai dibangun termasuk pengaspalan.
“Saat ini hanya tinggal pengaspalan sepanjang 1,5 kilometer pada Lot 1A. Sedangkan untuk Lot 1B sudah selesai 100 persen,” kata I Made Budiana, Senin (25/5/2026).
Baca juga :Β Iduladha di Lapas Kediri, Kurban Jadi Wujud Kepedulian dan Pembinaan Warga Binaan
Atas progres itu, ungkap Budiana, secara keseluruhan pembangunan JLS Brumbun – Sine Tulungagung sudah mencapai 98,5 persen dari total panjang jalan 13 5 kilometer. Pihaknya bahkan memtargetkan jika proyek JLS Brumbun – Sine Tulungagung akan tuntas 100 persen pada Sabtu (30/5/2026) mendatang.
Diketahui, proses pengerjaan JLS Brumbun – Sine Tulungagung pada Lot 1A sempat dilakukan perpanjangan akibat terjadinya tanah longsor yang terjadi pada tiga titik. Hal itu membuat pihaknya harus melakukan penguatan pada bagian lereng sepanjang jalur Lot 1A untuk mencegah terjadinya longsor susulan pada lokasi itu.
“Saat ini kami masih dalam proses pengaspalan, apabila kondisi cuaca yang mendukung, kami yakin bisa selesai tepat waktu,” ungkapnya.
Disinggung total anggaran pembanguan JLS Brumbun – Sine Tulungagung, Budiana menyebut jika pembangunan itu menghabiskan total anggaran senilai Rp 446 miliar. Rinciannya untuk pembangunan Lot 1A sebesar Rp 221 miliar, sedangkan untuk pembangunan Lot 1B menghabiskan anggaran sebedar Rp 165 miliar.
Baca juga :Β Edukasi Becak Warnai Iduladha KB Mata Bangsa, Dukung Program DβCITO Wali Kota Kediri
Meski ditargetkan tuntas pada akhir Mei 2026, pihaknta nanti belum sepenuhnya membuka akses JLS Brumbun – Sine Tulungagung secara resmi lantaran masuh dalam masa pemeliharaan. Pihaknya juga masih harus memasang sejumlah penerangan jalan (PJU) untuk melengkapi fasilitas JLS Brumbun – Sine Tulungagung.
“Pada beberapa titik kami akan pasang PJU. Tapi tidak semua tikungan dipasang PJU, karena ada penyesuaian anggaran setelah penanganan longsor,” pungkasnya.***
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





