Kediri, LINGKARWILIS.COM β Jamaah haji asal Kabupaten Kediri yang menunaikan ibadah haji tahun 2026 dijadwalkan kembali ke daerah asal pada 29 Juni 2026. Sebanyak 1.211 jamaah yang tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter) akan tiba secara bertahap di Kabupaten Kediri setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Keberangkatan jamaah haji Kabupaten Kediri sebelumnya dilakukan pada 19 Mei 2026 dari kawasan Simpang Lima Gumul (SLG). Para jamaah terbagi dalam Kloter 109, 110, 111, dan 112.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Kloter 109 diperkirakan tiba di Kabupaten Kediri pada pukul 21.55 WIB. Selanjutnya, Kloter 110 dijadwalkan tiba pukul 23.40 WIB, sedangkan Kloter 111 dan Kloter 112 diperkirakan tiba sekitar pukul 01.20 WIB.
Baca juga :Β Dua Jamaah Haji Asal Kabupaten Kediri Wafat di Tanah Suci
Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri, Mahfudzia Afindis, mengatakan bahwa secara umum kondisi jamaah haji Kabupaten Kediri dalam keadaan baik dan terus mendapatkan pendampingan kesehatan selama berada di Arab Saudi.
“Sejauh ini kondisi jamaah haji Kabupaten Kediri relatif sehat. Apabila ada jamaah yang mengalami gangguan kesehatan, tim dokter kloter akan memberikan penanganan maksimal dan bila diperlukan akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujarnya.
Afindis menjelaskan, tiga kloter pertama diberangkatkan lebih awal dengan rincian Kloter 109 sebanyak 322 jamaah, Kloter 110 sebanyak 311 jamaah, dan Kloter 111 sebanyak 377 jamaah. Total jamaah dari ketiga kloter tersebut mencapai 1.065 orang.
Baca juga :Β RTH SLG Jadi Favorit Warga Kediri untuk Olahraga Pagi
Sementara itu, Kloter 112 diberangkatkan pada 20 Mei 2026 dan merupakan kloter gabungan yang terdiri atas jamaah dari Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Nganjuk, dan Kota Surabaya.
Di tengah pelaksanaan ibadah haji tahun ini, Kabupaten Kediri juga menerima kabar duka atas wafatnya dua jamaah haji di Arab Saudi. Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kediri, kedua jamaah tersebut adalah Hj. Khoirun Nikmah (63), warga Kecamatan Plosoklaten, dan H. Arif Setiawan (60), warga Kecamatan Pare.
Pihak Kementerian Haji Kabupaten Kediri menyampaikan belasungkawa atas wafatnya kedua jamaah tersebut dan terus memberikan pendampingan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Menjelang kepulangan jamaah, Afindis mengimbau seluruh jamaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan mengingat cuaca di Arab Saudi yang cukup panas serta padatnya aktivitas menjelang kepulangan ke Indonesia.
“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjaga kesehatan, mematuhi prosedur yang berlaku selama perjalanan maupun saat berada di maktab, sehingga seluruh rangkaian ibadah dan proses kepulangan dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





