Blitar, LINGKARWILIS.COM β Rangkaian peringatan Bulan Bung Karno di Kota Blitar akan ditutup dengan berbagai kegiatan budaya dan religius. Salah satu agenda yang menjadi daya tarik adalah Festival Ambengan yang akan digelar di sepanjang Jalan Ir Soekarno pada Sabtu (20/6/2026), bersamaan dengan kegiatan pengajian akbar dan doa bersama.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Haul Bung Karno yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
“Pada peringatan Haul Bung Karno nanti, salah satu agenda utamanya adalah Festival Ambengan yang akan digelar di sepanjang Jalan Ir Soekarno,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Menurut Rike, Bulan Bung Karno memiliki makna penting dalam sejarah bangsa Indonesia karena diwarnai sejumlah peristiwa bersejarah, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno pada 6 Juni, serta hari wafatnya Bung Karno pada 21 Juni.
Baca juga :Β Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Bakti Religi di Berbagai Tempat Ibadah
Sebagai kota yang memiliki keterikatan erat dengan Bung Karno, Pemerintah Kota Blitar setiap tahun menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk mengenang jasa dan perjuangannya.
Sebelum pelaksanaan Festival Ambengan, sejumlah agenda telah disiapkan di kawasan Kompleks Makam Bung Karno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan. Salah satunya adalah doa lintas agama yang akan dipimpin oleh tokoh dari masing-masing agama sebagai simbol kebersamaan dan toleransi.
Sementara itu, Festival Ambengan akan melibatkan partisipasi masyarakat dari seluruh wilayah Kota Blitar. Pemerintah Kota Blitar mengajak sekitar 600 rukun tetangga (RT) yang tersebar di 21 kelurahan untuk ikut menyemarakkan kegiatan tersebut.
Setiap kelurahan nantinya akan mengirimkan satu ambengan sebagai perwakilan dalam festival yang digelar di sepanjang Jalan Ir Soekarno.
Baca juga :Β Rajin Belajar dan Aktif Berinovasi, Siswi MTs Negeri 2 Kediri Langganan Juara Berbagai Lomba
“Kota Blitar memiliki hubungan yang sangat erat dengan Bung Karno. Karena itu, masyarakat turut berpartisipasi secara maksimal untuk menyukseskan rangkaian peringatan haul ini,” kata Rike.
Untuk meningkatkan kreativitas masyarakat, Festival Ambengan juga akan dikemas dalam bentuk perlombaan. Ambengan terbaik dari masing-masing kelurahan akan dinilai dan berkesempatan memperoleh hadiah dengan total jutaan rupiah.
Rike menjelaskan, konsep peringatan tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya identik dengan festival tumpeng, kali ini kegiatan dikemas melalui Festival Ambengan yang dipadukan dengan pengajian akbar.
“Jika pada peringatan sebelumnya digelar festival tumpeng, tahun ini konsepnya adalah ambengan yang dipadukan dengan kegiatan pengajian akbar,” pungkasnya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





