Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo mencatat progres pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 telah mencapai 54,93 persen hingga Jumat (17/7/2026). Persentase tersebut berada di atas target sementara sebesar 42,90 persen.
Kepala BPS Kabupaten Ponorogo, Evy Trisusanti, mengatakan hingga saat ini sebanyak 254.078 objek telah berhasil didata dari total 939.158 sasaran yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.
“Capaian pendataan saat ini sudah di atas target. Kami optimistis seluruh tahapan bisa selesai sesuai jadwal,” ujar Evy.
Untuk mempercepat proses pendataan, BPS menerjunkan sebanyak 1.319 petugas yang melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah di 7.678 RT yang tersebar di 21 kecamatan.
Baca juga :Β Ratusan Kera Turun ke Pasar Ngebel Ponorogo, Pedagang Diimbau Amankan Dagangan
Setiap petugas ditargetkan mampu mendata rata-rata 12 objek setiap hari, baik rumah tangga maupun unit usaha di sektor pertanian dan nonpertanian.
Meski capaian pendataan berjalan sesuai rencana, BPS mengakui masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah adanya warga yang menolak memberikan data saat didatangi petugas.
Selain itu, beredarnya informasi yang tidak benar mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi di media sosial juga menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pendataan.
“Kami terus memberikan semangat kepada petugas karena tantangan di lapangan cukup berat. Di sisi lain, mereka juga harus disiplin memenuhi target pendataan setiap hari,” jelasnya.
Untuk mengatasi penolakan masyarakat, BPS menggandeng ketua RT dan tokoh masyarakat setempat agar turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya Sensus Ekonomi bagi penyusunan data nasional.
Evy menegaskan seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk kepentingan perpajakan maupun administrasi lainnya.
Baca juga :Β KAI Daop 7 Madiun Tutup Satu Lagi Perlintasan Sebidang di Kediri, Upaya Tekan Risiko Kecelakaan
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan petugas yang datang merupakan petugas resmi BPS yang dibekali kartu identitas, rompi, dan surat tugas resmi.
“Seluruh petugas telah dibekali kartu identitas, rompi, serta surat tugas resmi sehingga mudah dikenali saat melakukan pendataan,” tegas Evy.
BPS Ponorogo menargetkan seluruh proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 dapat diselesaikan sesuai jadwal, yakni pada 31 Agustus 2026. Dengan dukungan masyarakat, diharapkan data yang terkumpul mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.***
Reporter : Sony Prasetyo
Editor :Hadiyin





