Rem Blong di Jogoroto Jombang, Truk Tabrak Motor dan Pejalan Kaki, Dua Tewas Enam Luka

Rem Blong di Jogoroto Jombang, Truk Tabrak Motor dan Pejalan Kaki, Dua Tewas Enam Luka
Petugas Satlantas Polres Jombang saat melakukan pengecekan kondisi truk setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (22/7/2026). (istimewa)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Sebuah truk boks diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan dan pejalan kaki. Akibat peristiwa tersebut, dua orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk boks Hino bernomor polisi B-9188-PEU yang dikemudikan ABD (24), warga Kabupaten Lebak, Banten, melaju dari arah timur menuju barat. Saat memasuki lokasi kejadian dengan kondisi lalu lintas yang padat, truk diduga kehilangan fungsi pengereman sehingga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan.

Truk kemudian menghantam tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lajur kiri, yakni Honda Vario, Yamaha Vega R, dan Honda Beat. Kendaraan berat itu selanjutnya terus melaju ke sisi kiri jalan hingga menabrak empat orang pejalan kaki yang berada di tepi jalan.

Baca juga : IJTI Majapahit Bekali Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Jombang Keterampilan Jurnalistik Modern di Era AI

Akibat kecelakaan tersebut, MS (26), penumpang Honda Vario asal Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, dan Popy DM (23), pejalan kaki asal Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita.

Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Mereka terdiri dari pengendara Honda Vario EP (32), pengendara Yamaha Vega R SBR (47), pengendara Honda Beat SD (59), serta tiga pejalan kaki berinisial R Ida (22), SGR (36), dan MS (38). Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Jombang, di antaranya RSUD Jombang, RS PKU Muhammadiyah Mojoagung, dan RS Moerdjito untuk mendapatkan perawatan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Baca juga : MKSO Kebun Dhoho Kembali Salurkan Bantuan Gula untuk 17 Desa di Kediri, Masing-masing Terima 2,5 Ton

Peristiwa ini sempat mengakibatkan arus lalu lintas di jalur nasional Surabaya–Jombang mengalami kemacetan cukup panjang. Kepadatan terjadi karena kecelakaan berlangsung pada jam sibuk ketika banyak karyawan pabrik melintas menuju tempat kerja.

Saat ini, Satlantas Polres Jombang telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.***

Reporter: Taufiqur Rachman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *