JOMBANG, LINGKARWILIS.COM – Bupati Jombang Warsubi melantik 29 pejabat hasil promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang, Selasa (28/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di daerah.
Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang dan diikuti oleh satu pejabat administrator, sembilan pejabat pengawas, serta 19 kepala sekolah negeri jenjang TK, SD, dan SMP.
Usai dilantik, seluruh pejabat diminta segera menyesuaikan diri dengan tugas barunya dan langsung bekerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Warsubi menegaskan bahwa promosi jabatan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata.
“Saya meminta kepada seluruh pejabat administrator dan pejabat pengawas agar segera memahami ruang lingkup tugas, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, membangun budaya kerja yang kolaboratif, serta menjaga konsistensi pelaksanaan program sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Warsubi.
Baca juga : DPD KNPI Jombang Resmi Dilantik, 50 Pengurus Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah
Menurutnya, masyarakat membutuhkan birokrasi yang cepat, responsif, profesional, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, transparan, dan akuntabel.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memberikan ruang bagi aparatur yang hanya menjalankan rutinitas tanpa melakukan pembaruan.
“Tidak ada ruang bagi pejabat yang hanya bekerja secara rutin tanpa inovasi. Kami ingin birokrasi yang bergerak cepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam pelantikan tersebut, Aries Yuswantono dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, menjadi satu-satunya pejabat administrator yang dilantik. Sementara itu, sembilan pejabat pengawas mengisi sejumlah jabatan strategis di organisasi perangkat daerah maupun pemerintahan kelurahan.
Baca juga : Simpan Dua Paket Sabu di Kamar Kos, Pria Asal Kota Kediri Ditangkap Satresnarkoba Polres Nganjuk
Selain itu, sebanyak 19 kepala sekolah negeri dari berbagai kecamatan resmi mendapatkan promosi jabatan. Mereka diharapkan mampu memimpin satuan pendidikan menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan transformasi digital.
Kepada para kepala sekolah, Warsubi berpesan agar tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi pemimpin perubahan yang mampu meningkatkan mutu pendidikan serta membangun budaya sekolah yang berintegritas, inklusif, disiplin, dan berorientasi pada prestasi.
“Buktikan kepemimpinan kalian melalui prestasi sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, kedisiplinan warga sekolah, serta lahirnya peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Warsubi.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin





