Pemkab Kediri Hentikan Sementara Operasional SPPG Usai Dugaan Keracunan Siswa MBG

Pemkab Kediri Hentikan Sementara Operasional SPPG Usai Dugaan Keracunan Siswa MBG
Sekda Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Solikin M. Ap. (bakti)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menghentikan sementara operasional salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Kras yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan penghentian sementara atau suspend operasional tersebut berlaku mulai Selasa (28/7/2026) hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah itu diambil untuk memudahkan proses penyelidikan dan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kejadian.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Dr. Muhamad Solikin, M.AP., menjelaskan bahwa Satgas MBG Kabupaten Kediri bersama sejumlah instansi terkait tengah melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

Tim yang terdiri dari unsur Pemkab Kediri, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, serta berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), melakukan pemeriksaan terhadap sistem operasional, termasuk prosedur pengolahan makanan di SPPG yang bersangkutan.

“Satgas MBG Kabupaten Kediri saat ini mendalami kasus ini hingga diketahui penyebab penerima manfaat MBG mengalami keracunan. Karena itu, Satgas MBG menghentikan sementara operasional SPPG tersebut. Kami juga berkoordinasi dengan BGN untuk mengetahui kondisi operasional SPPG,” ujar Solikin.

Baca juga : Pemkab Kediri Perpanjang Kontrak 3.302 PPPK Paruh Waktu, BKPSDM Tegaskan Tak Ada Penghentian Kerja

Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat dua siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami gejala mual, muntah, dan pusing.

Sementara itu, siswa lain yang telah diperbolehkan pulang maupun kembali mengikuti kegiatan belajar tetap berada dalam pemantauan tenaga medis guna memastikan kondisi kesehatannya terus membaik dan tidak mengganggu proses pembelajaran.

“Kami memastikan operasional SPPG dihentikan sementara sampai proses penyelidikan selesai. Sementara itu, Dinas Kesehatan telah membawa sampel sisa makanan MBG untuk diuji di laboratorium di Surabaya dan saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut,” tambahnya.

Pemkab Kediri menegaskan akan mengambil langkah lanjutan berdasarkan hasil investigasi dan uji laboratorium guna memastikan keamanan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kabupaten Kediri.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *