Jombang, LINGKARWILIS.COM – Temuan tak biasa kembali terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang. Seorang siswa SMAN Plandaan dikejutkan dengan keberadaan ulat hidup di dalam ompreng makanan yang diterimanya, Jumat (11/9/2026).
Temuan tersebut terekam dalam video berdurasi sekitar 15 detik yang diterima redaksi pada Jumat siang. Dalam rekaman itu, seorang siswa tampak sedang menyantap menu MBG. Namun, ketika makanan hendak disantap, dia melihat sesuatu bergerak di bagian sayuran.
“Mangan sak tengah bos, niatku tak entekno lhakok enek ngeneikine,” ucap siswa dalam video sembari mengarahkan kamera ke ompreng miliknya.
Kamera kemudian memperlihatkan bagian mentimun yang berada di atas selada. Seekor ulat tampak bergerak di atas irisan mentimun. Siswa tersebut kemudian mengaku kehilangan selera makan.
“Lhooo… lhoooo… gak kolu cak,” ucapnya.
Baca juga : BPBD Jombang Siaga Hadapi Kekeringan, Wilayah Utara Mulai Dipantau
Kepala SMAN Plandaan Siyadi membenarkan adanya temuan tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung pada Kamis siang setelah makanan MBG dibagikan kepada para siswa.
“Setelah kami cek ini tadi memang benar, kejadiannya di SMAN Plandaan, dan menimpa siswa kelas X,” imbuhnya.
Siyadi menjelaskan, pada hari tersebut sekolah menerima menu MBG dari SPPG Bangsri. Menu yang dibagikan terdiri dari nasi putih, ayam krispi, tahu goreng, lalapan berupa selada dan mentimun, serta buah semangka.
Dia menduga keberadaan ulat tersebut berkaitan dengan sayuran yang disajikan dalam kondisi mentah.
“Dan kalau dilihat di video itu, ulatnya di timun, dan memang masih hidup ya, mungkin dari seladanya, kan memang mentah,” paparnya.
Menurut Siyadi, jumlah paket MBG yang diterima SMAN Plandaan pada hari itu mencapai sekitar 591 paket, sesuai dengan jumlah siswa.
Namun, dari seluruh paket yang dibagikan, temuan ulat tersebut hanya terdapat pada satu ompreng.
Baca juga : Belasan ABG Terjaring Razia Balap Liar di Plosorejo Kediri, 35 Motor Diamankan
“Jadi temuan di SMAN Plandaan tadi cuma satu ompreng saja yang ada ulatnya, dan setelah itu dilaporkan ke SPPG dan kemudian diganti menu baru lagi,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak SPPG Bangsri selaku penyalur MBG ke SMAN Plandaan belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan media sosial belum mendapat respons.
Konfirmasi juga telah dilakukan kepada PIC SPPG Bangsri untuk SMAN Plandaan, Risma, namun belum memperoleh jawaban. Hal serupa terjadi saat redaksi mencoba meminta konfirmasi kepada Korwil BGN Kabupaten Jombang, Prima Aris.***
Reporter: Taufiqur Rachman
Editor : Hadiyin