Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan terus mendorong masyarakat membiasakan konsumsi ikan sebagai salah satu langkah pencegahan stunting. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang dirangkai dengan Kelas Pengasuhan Balita.
Kegiatan yang menyasar keluarga dengan balita serta ibu hamil tersebut berlangsung di Balai Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kamis (3/9/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kediri dalam mendukung target zero growth stunting yang menjadi salah satu harapan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menyampaikan bahwa upaya menekan angka stunting merupakan investasi penting dalam mempersiapkan kualitas generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.
“Melalui kegiatan hari ini, kami ingin menguatkan dua kunci utama dalam pencegahan stunting,” ujar Dewi yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Kediri.
Baca juga : Dalam Sehari, Damkar Kabupaten Kediri Tangani Tiga Kebakaran di Lokasi Berbeda
Ia menjelaskan, ikan merupakan sumber protein hewani yang mengandung omega 3 serta berbagai zat gizi mikro. Kandungan tersebut dibutuhkan untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya selama periode 1.000 hari pertama kehidupan.
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, Pemkab Kediri turut menyerahkan 120 paket olahan ikan kepada kelompok sasaran. Penerima paket tersebut meliputi balita, anak yang mengalami stunting, anak wasting, serta ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK).
Melalui Kelas Pengasuhan Balita, para keluarga juga memperoleh berbagai materi mengenai pola asuh yang tepat, pemberian ASI eksklusif, penyediaan makanan pendamping ASI (MPASI) bergizi, stimulasi tumbuh kembang anak, hingga penerapan pola hidup bersih.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, menjelaskan 120 paket olahan ikan yang dibagikan berisi filet ikan lele, abon lele, nugget, serta kulit ikan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat semakin terbiasa mengonsumsi ikan dalam menu sehari-hari.
Baca juga : Curi Dua Ponsel, Dua Pemuda di Wates Diringkus Resmob Polres Kediri
“Semoga nanti dengan kegiatan ini juga akan menumbuhkan rajin makan ikan, minimal 1 minggu makan ikan itu dua kali,” ucapnya.
Melalui kegiatan Gemarikan dan Kelas Pengasuhan Balita tersebut, Pemkab Kediri berharap kesadaran keluarga terhadap pentingnya asupan gizi dan pola pengasuhan dapat semakin meningkat sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





