Jembatan Merah Putih Presisi di Sawoo Rampung, Akses Empat Dukuh di Ponorogo Kembali Normal

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forkopimda Ponorogo saat meresmikan jembatan
Jembatan Merah Putih Presisi di Sawoo Ponorogo Rampung, Akses Warga Empat Dukuh Kembali Normal (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Warga Dusun Mingging, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo kini dapat kembali beraktivitas dengan lebih mudah setelah Jembatan Merah Putih Presisi yang menjadi akses utama wilayah tersebut rampung dibangun.

Jembatan yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui jembatan darurat berbahan bambu itu resmi diresmikan dan mulai kembali digunakan kendaraan pada Kamis (13/8/2026).

Peresmian dilakukan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forkopimda Ponorogo. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peresmian Jembatan Merah Putih Presisi yang dilakukan secara serentak di sejumlah daerah di Indonesia.

Sebelumnya, jembatan penghubung warga tersebut mengalami kerusakan parah hingga ambrol setelah diterjang arus sungai yang deras saat Lebaran 2025. Akibatnya, akses masyarakat sempat terganggu selama kurang lebih satu tahun.

Selama menunggu pembangunan jembatan permanen, warga berinisiatif membuat jembatan sementara dari bambu secara swadaya. Namun, jembatan tersebut hanya dapat digunakan sebagai akses darurat dan belum mampu menunjang kendaraan roda empat.

Salah seorang warga, Misni, mengaku bersyukur karena jembatan permanen kini telah selesai dan dapat kembali digunakan.

Baca juga : DPRD Kabupaten Kediri Gelar Paripurna, Bahas Persetujuan Dua Raperda

“Dulu akses warga sempat lumpuh. Kami akhirnya berswadaya membuat jembatan dari bambu yang digunakan sekitar satu tahun. Sekarang sudah ada jembatan baru dan kendaraan roda empat juga sudah bisa melintas,” ujar Misni.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat vital lantaran menjadi penghubung sedikitnya empat dukuh di Desa Grogol. Jalur tersebut tidak hanya digunakan untuk mobilitas warga sehari-hari, tetapi juga menjadi akses anak-anak menuju sekolah, petani mengangkut hasil panen, serta pedagang dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

Jembatan tersebut juga menjadi akses penghubung menuju wilayah Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo. Dengan kembali normalnya jalur transportasi, warga berharap aktivitas perekonomian di kawasan tersebut dapat kembali berkembang.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses penghubung yang layak.

Baca juga : Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Kediri Gelar Doa Bersama Lintas Agama

“Pada 2026 ada empat Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun. Tiga sudah selesai, yakni satu di Ngebel dan dua di Sawoo. Sementara satu lagi di Jambon masih dalam proses pengerjaan,” kata Andin.

Ia berharap jembatan yang telah selesai dibangun tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas warga.

“Semoga jembatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *