Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 179.868 Penerima di Lamongan

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 179.868 Penerima di Lamongan
Perum Bulog Cabang Bojonegoro menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada penerima di Desa Jubelkidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan.(Foto: Suprapto)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat penerima bantuan di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

Secara keseluruhan, bantuan tersebut dialokasikan untuk 640.002 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Penyaluran kali ini merupakan bantuan untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Kepala Kantor Bulog Cabang Bojonegoro Umar Said mengatakan, dari total penerima tersebut, sebanyak 179.868 PBP berada di Kabupaten Lamongan.

“Untuk wilayah Lamongan jumlah penerima mencapai 179.868 PBP,” kata Umar Said, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, distribusi bantuan beras di Lamongan masih berlangsung secara bertahap. Hingga saat ini, penyaluran baru dilakukan di Kecamatan Sugio dan Kecamatan Modo dengan jumlah penerima sebanyak 4.055 PBP.

Umar memastikan seluruh kecamatan di Kabupaten Lamongan akan mendapatkan bantuan tersebut. Namun, proses distribusi masih berjalan karena di Kecamatan Sugio masih terdapat sejumlah desa yang belum menerima bantuan.

Baca juga : Sebanyak 41 Pasangan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026 di Lamongan, Dapat Dokumen Pernikahan hingga Akta Anak Gratis

“Seluruh kecamatan nanti disalurkan. Saat ini baru dua kecamatan dan untuk Kecamatan Sugio belum semua desa disalurkan. Masih bertahap,” ujarnya.

Ia menargetkan seluruh penyaluran bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Cabang Bojonegoro, termasuk Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, dapat diselesaikan paling lambat akhir September 2026.

Bulog juga menyiapkan mekanisme pengaduan bagi penerima bantuan apabila beras yang diterima tidak sesuai ketentuan atau kualitasnya kurang baik.

Penerima Bantuan Pangan dapat menyampaikan laporan melalui layanan pengaduan Bulog, Satgas Pangan Bulog yang berada di desa, maupun aparat pemerintahan desa.

“Apabila PBP mendapati beras bantuan pangan yang tidak sesuai, dapat segera menghubungi layanan pengaduan Bulog, Satgas Pangan Bulog di desa dan aparat desa untuk dilakukan penggantian dengan beras bantuan pangan yang kualitasnya baik,” jelas Umar.

Baca juga : HUT RI ke-81, Golkar Kediri Borong Telur Peternak dan Bagikan Makanan Gratis kepada Warga

Dengan distribusi secara bertahap serta tersedianya layanan pengaduan dan penggantian, Bulog berharap bantuan pangan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran. Penyaluran juga diharapkan berjalan lancar hingga seluruh alokasi bantuan untuk tiga bulan selesai didistribusikan.***

Reporter : Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *