Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Gudang penyimpanan tembakau milik Sumijan (54), warga Dusun Tulung, Desa Pendowokumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, ludes terbakar pada Rabu (30/9/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut diduga dipicu korsleting listrik pada kabel pompa air di dalam gudang. Percikan api kemudian menyambar tumpukan tembakau kering yang mudah terbakar.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui Priyadi (33), Kepala Desa Ganggangtingan. Saat itu, ia melihat kobaran api membumbung tinggi dari bangunan yang berada tepat di depan rumahnya.
Mengingat lokasi gudang berada di kawasan permukiman, Priyadi segera menghubungi Polsek Ngimbang dan petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Baca juga : Dua Pemuda Diciduk Satreskrim Polres Lamongan Usai Diduga Terlibat Pengeroyokan
Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas pemadam kebakaran bersama personel Polsek Ngimbang tiba di lokasi. Saat petugas datang, bangunan gudang berukuran sekitar 11 x 18 meter tersebut sudah dilalap api.
Bangunan yang berdinding bata dan beratap seng itu kemudian menjadi fokus penanganan petugas. Bersama warga sekitar, petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kapolsek Ngimbang AKP Andrian Permana melalui Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya kebakaran tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan awal serta keterangan saksi, api diduga bermula dari sambungan kabel pompa air yang mengalami korsleting. Percikan kemudian mengenai tembakau rajangan kering dan tembakau krosok yang tersimpan di dalam gudang.
Baca juga : Tawon Vespa Ganggu Warga, Damkar Kediri Evakuasi Sarang di Atap Rumah
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada kabel pompa air di bagian dalam gudang. Percikan api mengenai tembakau kering yang mudah terbakar, sehingga api cepat menjalar ke seluruh bangunan,” terang Ipda M. Hamzaid.
Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan kobaran api. Setelah api berhasil dipadamkan, proses dilanjutkan dengan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, seluruh isi gudang tidak dapat diselamatkan dan mengalami kerusakan akibat terbakar.
Barang yang ikut ludes antara lain sekitar 70 bal tembakau rajangan, tembakau krosok, gabah sekitar satu ton, serta pupuk KNO sebanyak 42 sak.
Akibat kebakaran tersebut, Sumijan diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp250 juta.
“Menurut keterangan korban, seluruh isi gudang ikut terbakar. Total kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp250 juta,” pungkas Ipda M. Hamzaid.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin






Response (1)