LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM β Sejumlah warga Desa Waru Wetan, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menyoroti sikap Kepala Desa Waru Wetan, Maskur Rudiyanto, yang dinilai kurang mendukung rencana investasi pembangunan pabrik kayu di wilayah desa tersebut.
Rencana pembangunan pabrik kayu itu disebut akan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 15 hektare. Warga menilai investasi tersebut berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung di desa.
Sikap kepala desa terhadap rencana investasi tersebut pun disebut memunculkan kekecewaan di kalangan sebagian warga. Mereka berharap pemerintah desa dapat memberikan dukungan terhadap investasi yang dinilai mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Zuli, salah seorang perwakilan warga Desa Waru Wetan, mengatakan masyarakat mendukung rencana pembangunan pabrik kayu tersebut.
Baca juga :Β Miras dan Narkoba Marak, PCNU Lamongan Temui Bupati dan Desak Penertiban Tegas
“Kami sangat berterima kasih adanya investasi di desa kami karena ke depan akan bermanfaat untuk warga. Kami menyayangkan sikap kepala desa yang terkesan menghambat investasi lahan ini,” ujar Zuli saat dikonfirmasi awak media, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, pihak investor juga disebut telah menyiapkan sejumlah fasilitas yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Waru Wetan.
Beberapa fasilitas yang direncanakan, antara lain pembangunan musala, perbaikan saluran irigasi pertanian, serta peluang kerja bagi warga dan putra-putri desa setempat.
“Warga akan diberikan berbagai fasilitas, di antaranya pembangunan musala, perbaikan saluran irigasi pertanian, serta mempekerjakan putra-putri desa setempat. Oleh karena itu, warga berharap kepala desa mendukung penuh upaya pembangunan pabrik ini,” lanjutnya.
Zuli menilai, apabila investasi tersebut dapat terealisasi, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pihak investor. Keberadaan pabrik juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Karena itu, warga berharap pemerintah desa dapat mengambil sikap yang mendukung pembangunan tersebut sepanjang seluruh persyaratan dan perizinan sesuai ketentuan telah dipenuhi.
Baca juga :Β HUT ke-81 RI, Kodim Kediri Gelar Khitan Bahagia untuk 51 Anak
Selain itu, Zuli juga menyoroti tindakan kepala desa yang disebut telah melaporkan warga kepada pihak kepolisian. Menurutnya, langkah tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai sikap pemerintah desa terhadap rencana investasi pabrik kayu tersebut.
“Pak Kades tersebut justru mencurigakan. Bahkan melaporkan warganya ke polisi dan terkesan menghambat investor untuk membangun pabrik di wilayah kami. Atau jangan-jangan ada maksud tersembunyi,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Waru Wetan, Maskur Rudiyanto, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon belum memberikan tanggapan.
Pesan yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp juga belum mendapat respons.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Waru Wetan belum memberikan klarifikasi terkait tudingan warga yang menilai terdapat sikap penghambatan terhadap rencana investasi pembangunan pabrik kayu di wilayah desa tersebut.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





