Batu, LINGKARWILIS.COM – Kapolres Batu AKBP Dr. Aris Purwanto, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan kebakaran hutan di kawasan Gunung Buthak berjalan maksimal, Selasa (1/9/2026) malam.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres memantau kesiapan tim gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Mulai dari upaya pemadaman api, pemantauan titik-titik kebakaran, hingga proses evakuasi pendaki yang masih berada di kawasan Gunung Buthak.
Keselamatan para pendaki menjadi perhatian utama menyusul terjadinya kebakaran hutan di kawasan petak 100, sekitar Pos 3 Gunung Buthak.
Sebanyak 182 pendaki tercatat memasuki kawasan Gunung Buthak melalui jalur pendakian Panderman. Tim gabungan kemudian melakukan langkah antisipasi dengan mengevakuasi para pendaki agar dapat keluar dari kawasan yang berpotensi terdampak kebakaran dengan aman.
Baca juga : Kandang Ayam Potong Milik Peternak di Sisir Kota Batu Hangus Dilalap Api
Kapolres Batu memastikan koordinasi lintas instansi berjalan optimal. Penanganan melibatkan kepolisian, BPBD, petugas pemadam kebakaran, Perhutani, relawan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
“Keselamatan pendaki dan seluruh personel menjadi prioritas. Kami memastikan seluruh tim bekerja sesuai tugasnya, baik dalam pemadaman maupun proses evakuasi,” ujar Kapolres Batu, Selasa (1/9/2026).
Selain memantau jalannya proses evakuasi, AKBP Aris Purwanto juga mengecek langsung kondisi di lapangan. Seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan api meluas ke titik lainnya.
Sebagai langkah pencegahan dan untuk menjamin keselamatan masyarakat, jalur pendakian Panderman, Buthak, dan Bokong yang berada di wilayah Kota Batu ditutup sementara hingga situasi dinyatakan aman.
Baca juga : Satu Malam, Damkar Kediri Evakuasi Dua Sarang Tawon Berbahaya
Hingga kini, tim gabungan masih berada di kawasan Gunung Buthak untuk melakukan pemadaman dan pemantauan titik kebakaran. Petugas juga terus memastikan seluruh pendaki telah berhasil keluar dari jalur pendakian dan tidak ada yang tertinggal di kawasan terdampak.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor ; Hadiyin






Responses (4)