Puntung Rokok Pemetik Mangga Picu Kebakaran, Dua Hektare Lahan di Tarokan Kediri Terbakar

Puntung Rokok Pemetik Mangga Picu Kebakaran, Dua Hektare Lahan di Tarokan Kediri Terbakar
Petugas di Lahan wilayah tarokan yang terbakar (Ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran lahan terjadi di Dusun Selang, Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Rabu (9/9/2026) siang. Api membakar lahan seluas kurang lebih dua hektare yang terdiri dari lahan milik warga dan sebagian area milik PT Surya Dhoho Investama (SDHI).

Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh seorang pemetik mangga saat beraktivitas di sekitar lokasi. Area milik PT SDHI yang terdampak mencapai sekitar 2.000 meter persegi dan dipastikan berada di luar perimeter operasional Bandara Dhoho Kediri.

Peristiwa bermula ketika sejumlah warga tengah memanen buah mangga. Salah seorang pemetik diduga membuang puntung rokok yang masih menyala ke tumpukan daun dan ranting kering.

Kondisi cuaca yang panas, ditambah banyaknya material kering serta hembusan angin cukup kencang, membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke area di sekitarnya.

Kepulan asap pertama kali dilaporkan warga bernama Fajar pada pukul 09.34 WIB. Mendapat laporan tersebut, Satpol PP dan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri langsung mengerahkan armada dari Pos Grogol menuju lokasi.

Baca juga : BPBD dan FPRB Kediri Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Bencana

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Drs. Kaleb Untung Satrio Wicaksono, M.M., mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat pada pukul 09.34 WIB, petugas kami di Pos Grogol langsung meluncur ke lokasi kejadian. Dalam waktu delapan menit, personel sudah tiba di titik kebakaran dan langsung melakukan tindakan penanganan awal,” ujar Kaleb saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api menjalar di area yang luas. Petugas menggunakan armada tangki air sekaligus melakukan pemadaman secara manual dengan alat gepyok.

Sedikitnya 30 personel gabungan diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Mereka terdiri dari Tim Damkar Kabupaten Kediri, BPBD Kabupaten Kediri, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Untuk memperkuat proses pemadaman, armada tambahan didatangkan dari Pos Pare dan Damkar Kota Kediri. Dua unit armada pengisian air milik PT Gudang Garam juga turut membantu memenuhi kebutuhan pasokan air.

Baca juga : Kurangi Beban TPA Sekoto, DLH Kediri Gencarkan Pemilahan Sampah dari Sumbernya

Setelah berjibaku hampir lima jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.50 WIB.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi cepat antarelemen — baik dari Damkar Kabupaten, Kota Kediri, BPBD, TNI-Polri, bantuan armada dari PT Gudang Garam, serta partisipasi aktif warga  api berhasil dipadamkan sepenuhnya sesuai dengan SOP yang berlaku,” tambah Kaleb.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Kerugian material juga dipastikan nihil karena area yang terbakar merupakan lahan kosong.

Kaleb mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan yang memiliki banyak material kering, terlebih di tengah kondisi musim kemarau dan cuaca berangin.

“Kami mengimbau keras kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di area lahan kering. Jangan membuang puntung rokok sembarangan atau membuat api sekecil apa pun, karena di musim kering dan berangin seperti ini, dampaknya bisa sangat cepat meluas dan membahayakan,” tegasnya.***

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *