Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Expo, Rapat Kerja Nasional, dan Lomba Nasional MA Plus Keterampilan serta Madrasah Aliyah Kejuruan (MAKN) se-Indonesia atau Extranas ke-8 Tahun 2026 resmi digelar di Kabupaten Lamongan.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lamongan dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut. Pembukaan Extranas ke-8 berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Lamongan, Jumat (11/9/2026).
Gelaran ini diikuti peserta dari 19 provinsi di Indonesia. Sejumlah daerah seperti Bali, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan turut ambil bagian.
Secara keseluruhan, terdapat 137 lembaga MA Plus Keterampilan, baik negeri maupun swasta, yang mengikuti rangkaian Extranas ke-8.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Lamongan sebagai tuan rumah Extranas ke-8.
Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Lamongan untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
Baca juga : Kejari dan Disperindag Lamongan Perketat Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi
Pak Yes, sapaan Yuhronur Efendi, menyebut Extranas sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah daerah. Karena itu, pelaksanaan tahun ini di Lamongan diharapkan tidak sebatas menjadi arena perlombaan dan pertemuan antarpelajar madrasah.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut dinilai dapat membuka ruang interaksi antarpeserta dari berbagai daerah. Pertukaran pengalaman dan pengetahuan juga diharapkan memperluas wawasan sekaligus memperkuat hubungan antarmadrasah.
“Dengan kegiatan ini kami yakin akan memberikan dampak atau multiplier effect yang baik bagi Kabupaten Lamongan, khususnya dalam interaksi sosial. Tentu nanti ada sharing knowledge, saling tukar pengalaman dan banyak hal lagi,” kata Yuhronur.
Kehadiran peserta dan pendamping dari berbagai daerah juga diperkirakan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, sejumlah sektor usaha seperti penginapan, toko, hingga kuliner turut mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas pengunjung.
Ketua Panitia Extranas ke-8 sekaligus Kepala MAN 1 Lamongan, Nur Endah Mahmudah, mengatakan kelancaran pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
Dukungan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, Kementerian Agama, serta seluruh tim yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Baca juga : Tiga Kebakaran Melanda Kediri dalam Semalam, Kerugian Capai Rp205 Juta
“Ini adalah amanah yang luar biasa bagi saya dengan ditugasi untuk menyukseskan Extranas. Alhamdulillah, kesuksesan ini tentunya bukan dari saya, tetapi dari tim yang luar biasa mendukung, dari pemerintah daerah, kementerian, dan teman-teman saya yang luar biasa,” ujarnya.
Nur Endah menjelaskan, rangkaian Extranas ke-8 tidak seluruhnya digelar secara tatap muka. Sejumlah perlombaan juga dilaksanakan secara daring dengan melibatkan guru, siswa, lembaga MA Plus Keterampilan, serta MAKN.
Untuk kategori guru, salah satu kompetisi yang diselenggarakan yakni lomba inovasi guru. Sedangkan perlombaan bagi siswa disesuaikan dengan bidang keterampilan yang menjadi keunggulan masing-masing MA Plus Keterampilan.
Beberapa bidang yang diperlombakan antara lain tata busana, elektro, dan tata boga. Selain itu, terdapat lomba video profil yang menjadi sarana bagi madrasah untuk memperkenalkan berbagai program unggulannya.
Nur Endah berharap Extranas tidak hanya menjadi ajang untuk mencari pemenang dalam berbagai perlombaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat tujuan pendidikan MA Plus Keterampilan dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
“Harapannya ke depan anak-anak kami yang di MA Plus Keterampilan betul-betul menjadi anak-anak yang siap dalam hidup, karena dibekali life skill dan hard skill,” pungkasnya.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin






Response (1)