Gempa Jakarta Picu BLB, KA Singasari Blitar-Jakarta Terlambat 29 Menit

Gempa Jakarta Picu BLB, KA Singasari Blitar-Jakarta Terlambat 29 Menit
Suasana gerbong penumpang kereta api Singasari. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Perjalanan kereta api menuju wilayah Daop 7 Madiun sempat mengalami keterlambatan setelah KAI melakukan pemberhentian luar biasa (BLB) menyusul gempa bumi yang mengguncang Jakarta dan getarannya dirasakan hingga wilayah operasional Daop 6 Yogyakarta.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan tersebut. Kebijakan penghentian sementara dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi prasarana jalur kereta api tetap aman setelah gempa.

Gempa terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 04.26 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 6,5 dan getarannya terasa hingga wilayah kerja Daop 6 Yogyakarta.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional perjalanan kereta api.

Baca juga : Digitalisasi Pengelolaan APBN: Mendorong Optimalisasi CMS pada Satker Mitra KPPN Kediri

“Sebagai langkah kehati-hatian, KAI melakukan pemberhentian luar biasa terhadap seluruh kereta api yang melintas di wilayah terdampak, termasuk dua kereta api yang menuju Daop 7 Madiun. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi prasarana jalur, khususnya jembatan dan bangunan hikmat, dalam kondisi aman sebelum perjalanan dilanjutkan,” ujar Tohari.

Untuk memastikan keamanan jalur, KAI berkoordinasi dengan Dinas Jalan dan Jembatan (JJ) guna melakukan pemeriksaan terhadap prasarana perkeretaapian yang terdampak getaran gempa.

Setelah proses pemeriksaan selesai, lintas wilayah Daop 6 Yogyakarta dinyatakan aman pada pukul 05.04 WIB. Perjalanan kereta api selanjutnya kembali dilanjutkan.

Dua perjalanan kereta api menuju wilayah Daop 7 Madiun tercatat terdampak keterlambatan. PLB 144B Madiun Jaya mengalami keterlambatan selama 46 menit.

Sementara itu, KA 150 Singasari yang berangkat dari Stasiun Blitar dengan tujuan akhir Pasar Senen, Jakarta, mengalami keterlambatan selama 29 menit.

Baca juga : Pemkab Kediri Lanjutkan Pembangunan Jalan Akses Menuju Kawah Gunung Kelud

“KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Setiap keputusan operasional yang kami ambil semata-mata untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan,” tutup Tohari.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *