Kediri, LINGKARWILIS.COM – Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Kediri mulai menghadapi keterbatasan air bersih. Kondisi tersebut mendapat respons dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di daerah yang mengalami penurunan ketersediaan air.
Salah satu wilayah yang mendapat distribusi air bersih yakni Dusun Tumpak Nongko, Desa Ponggok, Kecamatan Mojo. Penyaluran dilakukan setelah tim PMI Kabupaten Kediri melakukan asesmen dan pemantauan langsung untuk memastikan kondisi warga di lokasi.
Dalam pelaksanaannya, distribusi air bersih dilakukan sebanyak empat kali dalam sepekan. Dalam sehari, pengiriman dapat mencapai empat rit menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter.
Air yang disalurkan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan utama rumah tangga selama kondisi kekurangan air berlangsung.
Sekretaris PMI Kabupaten Kediri Triatmono Wahyu mengatakan, bantuan air bersih mulai disalurkan sejak Agustus hingga September 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah PMI melakukan asesmen dan monitoring di sejumlah wilayah yang mulai mengalami keterbatasan pasokan air.
Baca juga : Kenali Pembiayaan Lebih Dekat, ACC Dorong Literasi Keuangan Masyarakat Kediri
Menurutnya, keterbatasan tersebut terjadi karena debit air sumur warga maupun sumber mata air di wilayah setempat mengalami penurunan.
“Hasil dari asesmen adanya kondisi air bersih yang kurang untuk kebutuhan keluarga dan sangat dibutuhkan warga. Karenanya segera kita suplay secepatnya agar kebutuhan air bersih tercukupi dan terpenuhi dengan baik. Suplay air bersih ini dilakukan karena adanya penurunan debit air sumur warga dan sumber mata air di desa setempat,” katanya.
Triatmono menambahkan, distribusi bantuan dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Penyaluran tersebut juga merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Ponggok karena sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Kita tidak hanya mensuplai air saja tetapi juga monitoring wilayah lain di Kabupaten Kediri yang rawan kekurangan air bersih dan rawan kekeringan, tentunya bersinergi dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri,” imbuhnya.
PMI Kabupaten Kediri memastikan pemantauan terhadap wilayah lain yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






Responses (3)