Musim Hujan Tiba, Dinkes Kabupaten Kediri Ingatkan Warga Waspadai DBD dan Chikungunya

Memasuki Musim Hujan, Dinkes Minta Warga Waspadai DB dan Cikungunya
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Ahmad Khatib (bakti)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Memasuki musim hujan pada akhir Oktober hingga awal November, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya.

Kepala Dinkes Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khatib, mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan rumah serta menerapkan pola hidup sehat. Pasalnya, genangan air dan lingkungan yang kurang terawat dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, yang menularkan virus dengue penyebab DBD.

Salah satu langkah pencegahan yang dianjurkan adalah membersihkan saluran air, mengeringkan wadah yang menampung air, serta memastikan tidak ada genangan di sekitar rumah. Upaya tersebut penting dilakukan secara rutin, terutama ketika curah hujan meningkat.

Baca juga : Haji 2027 Kabupaten Kediri Dipastikan Berangkat dari Bandara Dhoho, Ini Penjelasan Kemenhaj

“Pola pembersihan lingkungan ini memang terlihat sederhana, namun bisa mengurangi risiko warga terpapar virus DBD dan chikungunya yang berbahaya. DBD dan chikungunya bisa menyerang segala usia, mulai dari balita, remaja hingga lansia. Utamanya bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah saat memasuki musim hujan,” katanya.

Khatib juga meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala penyakit yang berpotensi berkaitan dengan DBD maupun chikungunya. Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, sakit kepala, ruam kemerahan pada kulit, nyeri sendi, muntah, nafsu makan menurun, dan tubuh terasa lemas.

Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke puskesmas, rumah sakit, atau dokter agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

“Terlambat pengobatan dan perawatan, nyawa taruhannya. Karenanya, faktor 3M Plus perlu dilakukan, seperti menutup, mengubur, dan menguras kamar mandi secara intens agar jentik nyamuk tidak berkembang. Jaga kondisi dan jangan abai kesehatan saat musim hujan tiba,” imbuhnya.

Baca juga : Gus Ipul Hadiri Pengajian Hari Santri di Masjid Al Falah Kediri, Ini Rute dan Informasi Parkir

Gerakan 3M Plus meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penampungan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air. Langkah tambahan dapat dilakukan dengan mencegah gigitan nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkala.

Dinkes Kabupaten Kediri berharap keterlibatan aktif masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk dapat menekan risiko penularan DBD dan chikungunya selama musim hujan.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *