Nurochman Mutasi 98 Pejabat Pemkot Batu, Sejumlah Kepala OPD Berganti Posisi

Nurochman Mutasi 98 Pejabat Pemkot Batu, Sejumlah Kepala OPD Berganti Posisi
Nurochman Mutasi 98 Pejabat Pemkot Batu, Sejumlah Kepala OPD Berganti Posisi (Arief)

Batu, LINGKARWILIS.COM – Wali Kota Batu Nurochman melakukan perombakan besar-besaran terhadap jajaran birokrasi Pemerintah Kota Batu. Sebanyak 98 pejabat di berbagai tingkatan jabatan dirotasi dan dimutasi dalam pelantikan yang berlangsung di Graha Pancasila, Senin (2/11/2026) malam.

Perubahan jabatan tersebut mencakup pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional hingga kepala puskesmas. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) juga mengalami perpindahan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengisi posisi baru.

Mutasi ini turut membawa perubahan pada susunan pimpinan sejumlah perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam pelayanan publik.

Di antaranya, Yusni Astuti yang sebelumnya menjabat sekretaris dinas kini dipercaya memimpin Dinas Kesehatan. Sementara Lilik Fariha, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, mendapat tugas baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan.

Baca juga : Realisasi Bedah Rumah di Kota Batu Baru 28,25 Persen, Pemkot Didorong Percepat 254 Unit Tersisa

Perubahan juga terjadi di lingkungan Diskominfo dan Dinas Sosial. Aries Setiawan bergeser dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Dinas Sosial. Adapun jabatan Kepala Diskominfo kini dipercayakan kepada Dian Saraswati, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum.

Di sektor lingkungan hidup, Chairil yang sebelumnya menjabat Sekretaris Bapenda kini dipercaya menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sedangkan Kaero Latif Setiawan bergeser dari Sekretaris DLH untuk memimpin Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan.

Perombakan juga menyentuh sektor perencanaan pembangunan. Bangun Yulianto yang sebelumnya menjabat Kepala Bapelitbangda kini menempati posisi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Kursi Kepala Bapelitbangda selanjutnya diisi Sopa Ike Paci, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan.

Sementara itu, Dyah Lies Tina dipercaya menjadi Kepala Bapenda setelah sebelumnya bertugas di Dinas Perizinan. M. Adhim yang sebelumnya berada di Bapenda kini mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan.

Pergeseran jabatan turut terjadi di lingkungan kewilayahan dan sekretariat daerah. Parman yang sebelumnya menjabat Camat Junrejo kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan. Posisi Camat Junrejo selanjutnya diisi Sasongko Fitra Adhitama.

Baca juga : Kelud Vertical Challenge 2026 Jadi Ajang Promosi Wisata Gunung Kelud, Peserta Nikmati Panorama Alam Kediri

Adapun Faris Pasarela, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Satpol PP, kini dipercaya memimpin Satpol PP Kota Batu.

Sejumlah nama lainnya juga memperoleh penugasan baru. Achmad Dahlan dipercaya sebagai Kepala BKPSDM, Arief As Siddiq sebagai Kepala Bakesbangpol, Aditya Prasaja sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Dian Fachroni sebagai Kepala Dinas Perumahan, serta Hendri sebagai Sekretaris DPRD Kota Batu.

Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Selain sebagai bentuk penyegaran, langkah tersebut juga menjadi mekanisme pembinaan dan pengembangan karier ASN.

Menurutnya, perubahan penempatan jabatan diperlukan untuk membangun suasana serta semangat baru dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Dengan susunan pejabat yang baru, Pemkot Batu diharapkan semakin solid dalam melaksanakan program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Namun, banyaknya pejabat yang bergeser juga menuntut proses adaptasi yang cepat. Setiap pejabat harus segera memahami lingkungan kerja, tugas, serta tanggung jawab baru agar tidak menghambat jalannya program di masing-masing OPD.

Terlebih, sejumlah posisi yang mengalami pergantian bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, keberhasilan mutasi tidak cukup diukur dari perubahan jabatan, tetapi juga harus terlihat melalui peningkatan kinerja, percepatan program, dan kualitas pelayanan publik.

Kini, masyarakat menantikan bagaimana 98 pejabat tersebut menjalankan amanah baru dan menerjemahkan penyegaran birokrasi menjadi hasil nyata bagi pembangunan Kota Batu.***

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor : Hadiyin

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *