KEDIRI — Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, mengawali tahun 2026 dengan langkah nyata dalam penguatan pelayanan publik. Melalui kegiatan tasyakuran, pemerintah kecamatan secara resmi menyerahkan 11 unit Mobil Pelayanan Masyarakat (MOPMAS) kepada seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Pesantren, Jumat (2/1/2026) pagi. Dengan penambahan armada ini, total dukungan kendaraan pelayanan mencakup seluruh 15 kelurahan.
Camat Pesantren, Yudi Kuncoro, menyampaikan bahwa penyerahan MOPMAS bukan sekadar agenda seremonial awal tahun, melainkan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan berpihak pada kebutuhan warga.
“Tasyakuran ini menjadi bentuk rasa syukur kita memasuki 2026. Bersamaan dengan itu, kami menyerahkan 11 unit mobil pelayanan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga,” ujar Yudi.
Baca juga : DPRD Kabupaten Kediri Dorong UMKM Lebih Kompetitif pada 2026, Manfaatkan Event dan Bandara Dhoho
Ia menegaskan, seluruh layanan yang diberikan melalui MOPMAS tidak dipungut biaya. Bahkan, pemerintah kecamatan telah menyiapkan bahan bakar kendaraan dalam kondisi penuh agar armada dapat langsung dioperasikan tanpa hambatan.
“Semua layanan gratis, tanpa biaya apa pun. BBM sudah kami siapkan penuh, sehingga lurah tinggal fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Yudi juga menginstruksikan para lurah untuk segera melakukan sosialisasi standar operasional prosedur (SOP) penggunaan MOPMAS kepada masyarakat, guna memastikan pelayanan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Lurah Burengan, M. Puger Sapto Utomo, S.Sos, yang mewakili para lurah se-Kecamatan Pesantren, menyambut positif kehadiran armada tersebut. Menurutnya, MOPMAS menjadi penguat signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat kelurahan.
Baca juga :Libur Tahun Baru, Arus Lalu Lintas Kediri–Blitar Terpantau Padat Lancar
“Kami mengapresiasi kebijakan ini. Mobil pelayanan ini sangat membantu, terutama dalam menjangkau kebutuhan warga secara cepat, termasuk layanan sosial dan kondisi darurat. Kami siap memaksimalkan pemanfaatannya,” kata Puger.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





