AS, LINGKARWILIS.COM – Bencana banjir bandang yang melanda negara bagian Texas, Amerika Serikat, menelan korban jiwa sedikitnya 89 orang, Senin (7/7). Operasi pencarian masih terus dilakukan terhadap puluhan orang yang dinyatakan hilang, sementara cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung.
Dilansir dari laman Minanews, korban jiwa terbanyak ditemukan di Kerr County dengan total 75 orang, terdiri atas 48 dewasa dan 27 anak-anak. Sementara itu, Travis County mencatat tujuh korban, Burnet County tiga, serta Kendall dan Williamson County masing-masing dua. Satu korban lainnya berasal dari Tom Green County.
Pemerintah setempat memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa kemungkinan besar akan terus bertambah seiring berjalannya proses evakuasi dan pencarian.
Baca juga : Kapal Handala Siap Bertolak dari Italia, Bawa Misi Kemanusiaan ke Gaza, Palestina
Gubernur Texas, Greg Abbott, menyampaikan bahwa sebanyak 41 warga masih dalam pencarian, termasuk 10 remaja putri dari Camp Mystic dan satu orang konselor. Ia juga menegaskan bahwa potensi hujan deras dan badai masih mengancam wilayah Texas tengah dalam 24 hingga 48 jam ke depan.
“Saya minta warga tetap waspada karena kondisi cuaca masih belum stabil,” ujar Abbott, seraya menyebut bahwa status darurat telah ditetapkan di sejumlah wilayah terdampak.
Badan Cuaca Nasional wilayah Austin/San Antonio menyampaikan peringatan banjir bandang masih aktif, terutama di kawasan Hill Country yang saat ini mengalami curah hujan tertinggi.
Baca juga : Kualitas Udara Jakarta Memburuk, AQI Tembus 185 dan Masuk Kategori Tidak Sehat
Kantor Sheriff Kerr County melaporkan bahwa lebih dari 400 petugas dari 20 lembaga berbeda telah dikerahkan untuk mempercepat upaya penyelamatan dan pencarian korban.***
Editor : Hadiyin





