LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 137 jamaah calon haji (JCH) cadangan asal Tulungagung dijadwalkan bergabung dalam kloter 48 Jawa Timur yang akan diberangkatkan pada Rabu, 14 Mei 2025 mendatang.
Menjelang keberangkatan, para calon haji tersebut dijadwalkan mengikuti manasik haji sebagai bagian dari persiapan ibadah di tanah suci.
Pejabat Pelaksana Harian (Plh) Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Tulungagung, Akhmad Mukhsin, menyampaikan bahwa jumlah JCH cadangan mengalami peningkatan.
“Jumlah JCH cadangan bertambah, saat ini menjadi 137 jamaah. Sebelum berangkat ke AHES pada tanggal 14 Mei 2025, mereka akan menjalani manasik haji lebih dulu pada pekan ini,” ujarnya.
Dua Pelajar Terlibat Pengeroyokan Brutal di Kafe Malang, Cuma Gegara Saling Tatap!
Manasik tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat oleh Kantor Kemenag Tulungagung. Menurut Mukhsin, pelatihan ini menjadi bekal penting sebelum mereka benar-benar menjalankan rukun Islam kelima di tanah suci.
Meski demikian, belum semua JCH cadangan mengantongi visa keberangkatan. Proses penerbitan visa oleh Kedutaan Arab Saudi masih berlangsung untuk sebagian dari mereka.
“Kami inginnya mereka bisa berangkat sesuai jadwal dari kloter 48, apalagi mereka juga sudah mendapatkan nomor porsi. Namun itu nanti bergantung pada turunnya visa pemberangkatan mereka,” ungkapnya.
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor Kurir Yakult di Malang, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk
Mukhsin menambahkan, jika visa belum terbit hingga hari keberangkatan, maka hanya JCH yang telah memperoleh visa saja yang akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Sisanya akan menyusul dalam kloter berikutnya, menyesuaikan ketersediaan kursi pada kloter selanjutnya.
Adapun gelombang kedua keberangkatan haji masih terbuka hingga 31 Mei 2025. Namun apabila visa tak kunjung terbit hingga akhir jadwal tersebut, para JCH cadangan akan dijadwalkan ulang untuk berangkat pada musim haji tahun 2026. “Mudah-mudahan masalah visa itu tidak terjadi, sehingga mereka bisa berangkat tahun ini,” pungkas Mukhsin.





