Beras Jadi Incaran Utama di Gerakan Pangan Murah Kabupaten Kediri

Beras Jadi Incaran Utama di Gerakan Pangan Murah Kabupaten Kediri
Gerakan pangan murah di Kabupaten Kediri (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Selama September 2025, Pemerintah Kabupaten Kediri menyasar 13 titik lokasi untuk pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Dari sejumlah komoditas yang ditawarkan, beras menjadi barang paling diminati masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.

Di setiap lokasi, disediakan dua ton beras dengan harga Rp 56 ribu per lima kilogram. Dalam kurun waktu hanya dua jam, seluruh stok langsung ludes terjual.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Selain beras, komoditas lain yang juga cepat habis adalah minyak goreng merek Minyakita sebanyak 200 hingga 400 liter dengan harga Rp16 ribu per liter, gula sebanyak dua kwintal seharga Rp 15 ribu per kilogram, serta telur satu kwintal dengan harga Rp24 ribu per kilogram. Semua produk yang dijual dipastikan berkualitas baik.

Baca juga : Sound Horeg dalam Karnaval Desa Branggahan, Kapolsek Ngadiluwih : Prosedur Sesuai SE Bupati Kediri

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri melalui Kabid Ketersediaan, Distribusi, dan Kerawanan Pangan, Arbai, menyampaikan bahwa bahan pokok di GPM selalu dijual dengan kualitas terjamin.

“Beras paling cepat habis, disusul minyak goreng dan gula. Untuk GPM pada Selasa (16/9), lokasi dipusatkan di Desa Sumberjo, Ngasem, dengan ketersediaan komoditas sama seperti sebelumnya,” jelasnya.

Arbai menambahkan, pihaknya memastikan ketersediaan bahan pokok di setiap titik GPM selalu mencukupi agar seluruh pembeli dapat terlayani dengan baik. Rangkaian GPM di bulan September akan ditutup pada Selasa (30/9) di Desa Dungus, Kecamatan Kunjang.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *