Kediri, LINGKARWILIS.COM β Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri terus memantau kondisi tanggul sungai di tengah cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi. Sejumlah tanggul yang sempat jebol akibat luapan air kini telah diperbaiki guna mengurangi risiko bencana.
Beberapa tanggul yang telah diperbaiki berada di Desa Jati, Desa Sumberduren, Desa Kaliboto, dan Desa Cengkokβsemuanya terletak di Kecamatan Tarokan. Tanggul ini mengamankan aliran Sungai Bakung dan Sungai Kolokoso yang melintasi wilayah tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sukrisno, menegaskan bahwa pemantauan intensif diperlukan untuk memastikan kekuatan tanggul pasca-perbaikan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Baca juga :Β Kapolres Kediri Kota Pimpin Upacara PTDH Secara In Absentia
“Kami juga berkoordinasi dengan Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) dan pemerintah desa setempat. Jika di hulu mulai turun hujan, informasi ini akan segera diteruskan agar wilayah hilir dapat bersiaga,” jelas Joko, Jumat (7/2/2025).
Joko juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Februari. Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas jika tidak diantisipasi dengan baik.
BPBD Kediri terus berupaya memastikan keamanan infrastruktur penanggulangan bencana demi keselamatan warga.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





