Budayawan Kediri Dorong Generasi Milenial Kenali Aksara Kawi Kuno

Budayawan Kediri Dorong Generasi Milenial Kenali Aksara Kawi Kuno
Soni pemerhati budaya aksara kawi kuno Kediri Raya (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Minimnya pemahaman generasi muda terhadap aksara Jawa Kawi kuno menjadi sorotan seorang pemerhati budaya di Kediri. Selama ini, banyak yang mengira aksara Jawa hanya terbatas pada “Ha Na Ca Ra Ka” hingga “Ma Ga Ba Tha Nga”, yang terdiri dari 20 huruf. Namun, dalam aksara Kawi kuno, jumlahnya mencapai 50 aksara, yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Aksara Kawi kuno kerap dijumpai pada prasasti peninggalan era Kerajaan Majapahit, yang berfungsi sebagai penanda atau tetenger tahun pemerintahan kala itu. Di wilayah Kabupaten Kediri, warisan budaya ini masih dapat ditemukan pada sejumlah situs bersejarah.

Salah satu tokoh yang konsisten melestarikan aksara Kawi adalah Soni, seorang pecinta budaya yang telah lebih dari satu dekade mendalami dan mengajarkan kembali ilmu peninggalan ayahnya—seorang budayawan sekaligus ahli aksara Kawi kuno.

Baca juga : Sejarawan Apresiasi Pameran Budaya, Soroti Kediri sebagai Pusat Peradaban Sejarah

“Sekilas aksara ini memang mirip dengan aksara India atau Bali, tapi ada kekhasan tersendiri. Kami ingin agar para pelajar dan mahasiswa di Kediri mengenal lebih dalam aksara Kawi, supaya warisan budaya ini tidak punah begitu saja,” ujar Soni, Selasa (17/6/2025).

Ia menambahkan, rumahnya kini sering menjadi tempat belajar bagi pelajar dan mahasiswa yang tertarik mengenali aksara Kawi lebih jauh. Menurutnya, penting bagi generasi muda untuk memahami akar budaya lokal yang menjadi bagian dari peradaban Nusantara.

“Banyak yang mengira ini adalah aksara India, padahal kita punya khasanah sendiri. Kami berharap pemerintah dapat memberikan ruang dan fasilitas edukasi agar pelajar lebih mengenal aksara Jawa Kawi kuno sebagai warisan budaya bangsa,” tandasnya.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D