Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 344 pengurus Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan (KPMD) dari seluruh wilayah Kabupaten Kediri mengikuti seminar penguatan usaha koperasi yang dibuka langsung oleh Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana, Selasa (5/8/2025).
Acara yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Sinergi dengan BUMN” ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) Kabupaten Kediri.
Dalam sambutannya, Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito menyampaikan bahwa mayoritas KPMD di wilayahnya telah berbadan hukum. Ia menekankan pentingnya pengurus koperasi menjalin sinergi tidak hanya dengan BUMN, tetapi juga dengan BUMD dan pelaku UMKM lokal guna memperluas jangkauan dan potensi usaha koperasi.
“Unit usaha KPMD cukup beragam, mulai dari penyediaan pupuk, apotek, gerai sembako, simpan pinjam, hingga klinik desa. Maka dari itu, pengelolaannya harus profesional dan tertib secara administrasi,” kata Dhito.
Baca juga : Pemain Asing Persik Kediri Mulai Adaptasi dengan Kuliner Lokal, Ini Penjelasan Dokter Tim
Ia juga mengajak para pengurus koperasi untuk memanfaatkan momentum seminar ini untuk menimba ilmu dan pengalaman dari narasumber yang berasal dari kalangan BUMN yang telah terbukti sukses di berbagai lini usaha.
“Mereka punya pengalaman luas. Kita ingin koperasi desa kita bisa meniru dan menjalin kolaborasi strategis,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kopusmik Kabupaten Kediri, Santoso, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan memperkaya wawasan para pengurus KPMD, khususnya dalam manajemen koperasi dan pengembangan usaha.
Narasumber dalam seminar ini di antaranya berasal dari Pertamina, Bulog, dan PT SGS, yang membagikan strategi kemitraan dan penguatan bisnis berbasis desa.
Baca juga : Persaingan Ketat, Tapi Siswa Kabupaten Kediri Harus Berani Coba Masuk UI
“Kami ingin agar KPMD bisa dikelola secara profesional, administrasinya lengkap, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi di desa. Dengan koperasi yang sehat, pertumbuhan ekonomi desa juga akan ikut berkembang,” ujar Santoso.
Selain pengurus koperasi dan kepala desa, turut hadir dalam acara ini perwakilan SKPD, Bulog, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang usaha mikro.***
Editor : Hadiyin






