Blitar, LINGKARWILIS.COM – Pengiriman logistik untuk coblosan di Kabupaten Blitar mulai tiba, termasuk kotak suara yang akan digunakan pada 27 November mendatang. Ketua KPU Kabupaten Blitar, Sugino, mengungkapkan bahwa setelah kotak suara tiba di gudang KPU, petugas langsung melakukan pengecekan.
Hasilnya, ditemukan 28 kotak suara yang rusak dan segera dikembalikan kepada penyedia barang.
“Ya, kotak suara yang rusak akan diganti. Pengecekan ini penting untuk memastikan logistik sesuai dengan kebutuhan,” ujar Sugino, Rabu (2/10/2024).
Dari total 3.572 kotak suara yang diperlukan, 28 di antaranya ditemukan sobek dan tidak utuh. Setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan mendapatkan dua kotak suara—satu untuk pemilihan bupati dan satu lagi untuk pemilihan gubernur, seiring dengan pilkada serentak yang akan memilih Bupati Blitar dan Gubernur Jawa Timur.
Baca juga : Panwascam Kota Kediri Cegah Politisasi SARA dan Politik Uang dalam Pilkada 2024, Ini Salah Satu Upayanya
Kabupaten Blitar sendiri memiliki 1.764 TPS, dan pihak penyedia telah siap mengganti kotak suara yang rusak.
Selain kotak suara, Sugino menyebut bahwa logistik lain seperti kabel ties, tinta, dan bilik suara akan segera menyusul. “Tinta akan segera datang, dan pengecekan logistik lainnya seperti bilik suara juga dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak ada penggunaan logistik sisa dari pemilu sebelumnya,” jelasnya.
Saat ini, logistik surat suara masih dalam proses persetujuan di KPU RI, di mana Kabupaten Blitar hanya menerima dalam bentuk jadi yang diproses oleh KPU pusat.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





