Cemburu Buta, Kekasih Bunuh Dita Oktavia Lalu Buang Jasadnya di Pinggir Jalan Blitar

Cemburu Buta, Kekasih Bunuh Dita Oktavia Lalu Buang Jasadnya di Pinggir Jalan Blitar
Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti usai pelaku tertangkap di Jawa Tengah. (aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Kepolisian Resor Blitar akhirnya mengungkap motif pembunuhan terhadap Dita Oktavia (20), warga Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, yang jasadnya ditemukan di pinggir Jalan Raya Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Senin (7/7/2025) pagi. Pelakunya tak lain adalah kekasih korban sendiri, M. Choirul Huda (28), warga satu kecamatan.

Wakapolres Blitar, Kompol Fadillah Langko Panara, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif utama pembunuhan ini adalah kecemburuan. Pelaku emosi setelah mendapati isi pesan mesra di ponsel korban yang bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah kafe di wilayah Mangunharjo, Kediri.

“Motif awal karena asmara dan rasa sakit hati. Tapi kami masih mendalami kemungkinan adanya motif lain,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).

Tragedi bermula saat pelaku menjemput korban menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam nopol AG 6187 EBB. Keduanya sempat berkeliling dari Kediri hingga ke Blitar, bahkan sempat menonton pertunjukan karnaval di Nganjuk.

Baca juga : Musim Kemarau Basah, Stok Pangan Kabupaten Kediri Dipastikan Aman dan Melimpah

Namun, selama perjalanan, keduanya terlibat pertengkaran hebat. Pertikaian itu terjadi di atas motor maupun saat berhenti di beberapa titik. Dalam kondisi emosi, pelaku memukul wajah dan kepala korban berkali-kali, hingga membuat korban pingsan dan tak berdaya.

Merasa panik, pelaku tetap membawa korban yang sudah dalam kondisi lemas dengan mengikat tubuhnya di boncengan motor agar tidak jatuh ke jalan. Saat sampai di wilayah Popoh, Blitar, motor kehabisan bahan bakar dan mogok. Di saat itulah pelaku memutuskan membuang tubuh korban di pinggir jalan, yang saat itu diduga sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Usai membuang jasad korban, pelaku merusak dan membawa ponsel serta identitas korban untuk menghilangkan jejak. Ia kemudian melarikan diri ke wilayah Jawa Tengah. Namun pelariannya berakhir setelah petugas gabungan dari Polres Blitar, Polres Kediri, Polda Jatim, dan Jatanras Polda Jawa Tengah menangkapnya di kawasan Bawen, Semarang, dalam waktu kurang dari 24 jam sejak jasad ditemukan.

Baca juga :Sebanyak 44 Personel Polres Blitar Kota Naik Pangkat, Kapolsek Udanawu Sandang Pangkat Kompol

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Dita ditemukan oleh warga yang sedang menyapu halaman rumah pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Awalnya, warga mengira korban hanya tertidur karena mabuk atau mengalami gangguan jiwa. Setelah dicek lebih lanjut bersama warga lain, korban ternyata sudah tidak bernyawa. Temuan itu segera dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke kepolisian.

Unit Resmob Satreskrim Polres Blitar bersama Unit Identifikasi segera turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan, identitas korban dan pekerjaan sebagai pemandu lagu di wilayah Kediri berhasil dikonfirmasi.***

Reporter: Aziz Wahyudi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D