Dana DBHCHT Satpol PP Tulungagung 2026 Turun, Intensitas Penindakan Rokok Ilegal Dikurangi

Dana DBHCHT Satpol PP Tulungagung 2026 Turun, Intensitas Penindakan Rokok Ilegal Dikurangi
Pelaksanaan penindakan rokok ilegal yang dilakukan oleh Satpol PP dan Bea Cukai Blitar beberapa waktu lalu (isal)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM — Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Satpol PP Tulungagung pada tahun 2026 mengalami penurunan signifikan. Dampaknya, kegiatan sosialisasi maupun penindakan terhadap peredaran rokok ilegal akan dikurangi.

Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Danang Febriantoro, menyebut total DBHCHT yang diterima Pemerintah Kabupaten Tulungagung tahun ini mencapai Rp22,16 miliar dan didistribusikan kepada 11 organisasi perangkat daerah (OPD). Dari jumlah tersebut, Satpol PP memperoleh alokasi sebesar Rp600 juta.

Nilai itu turun lebih dari 50 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp1,25 miliar.

“Tahun ini kami menerima Rp600 juta, sementara tahun lalu sekitar Rp1,25 miliar. Artinya terjadi penurunan lebih dari separuh,” ujar Danang, Senin (30/3/2026).

Baca juga : Potret Sunyi Pak Sodik, Pejuang Kebersihan DLHKP Kota Kediri di Balik Hiruk Pikuk Jalan Imam Bonjol

Ia menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk dua kegiatan utama, yakni penindakan dan sosialisasi pemberantasan rokok ilegal. Dari total dana yang diterima, sekitar Rp400 juta dialokasikan untuk kegiatan penindakan, sedangkan Rp120 juta digunakan untuk sosialisasi.

Dengan berkurangnya anggaran, jumlah kegiatan yang dilaksanakan juga akan disesuaikan.

“Alokasi sudah kami tetapkan, Rp400 juta untuk penindakan dan Rp120 juta untuk sosialisasi. Namun karena anggaran menurun, intensitas kegiatan juga ikut berkurang,” jelasnya.

Pada 2025 lalu, Satpol PP Tulungagung mampu menggelar 7 hingga 8 kali operasi penindakan di sejumlah wilayah. Sementara pada tahun ini, frekuensi kegiatan tersebut dipastikan menurun.

Sejauh ini, pada 2026 Satpol PP baru melaksanakan satu kali operasi bersama Bea Cukai di Kecamatan Ngunut. Dari tiga titik yang menjadi sasaran, petugas hanya menemukan satu lokasi peredaran rokok ilegal.

Baca juga : Bandara Dhoho Kediri Tutup Posko Lebaran 2026, Trafik Penumpang Tumbuh Signifikan

“Dalam operasi di Ngunut, kami hanya menemukan satu karung rokok ilegal dari satu titik,” pungkasnya.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D