KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Upaya transformasi ekonomi berbasis desa di Kabupaten Kediri, akan dimulai dari empat desa di Kecamatan Semen, yakni di Desa Bulu, Desa Sidomulyo, Desa Puhrubuh, dan Desa Pohsarang.
Dandim 0809/Kediri Letnan Kolonel Infanteri David Nurdiansyah, didampingi pejabat pemerintah kecamatan dan desa serta tim Administrasi Manunggal Desa (AMD) melakukan peninjauan lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari implementasi program strategis nasional Presiden Republik Indonesia, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan peninjauan diawali di Desa Bulu dimana lokasi yang ditinjau merupakan eks lapangan voli milik warga yang kini telah resmi dialihfungsikan dan diserahkan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.
Perubahan fungsi lahan tersebut mencerminkan pergeseran orientasi desa menuju penguatan sektor ekonomi kerakyatan.
“Pembangunan koperasi ini bukan hanya pembangunan fisik semata, melainkan investasi jangka panjang bagi perekonomian masyarakat. Kami memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana,” tegas Letkol Inf David Nurdiansyah.
Baca juga : Masuki 2026, Stok Beras Bulog Kediri Raya Capai 64.385 Ton, Aman Hingga 2027
Letkol Inf David Nurdiansyah juga menyampaikan komitmen TNI untuk mengawal pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis nasional.
“Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi instrumen nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar simbol pembangunan,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Desa Bulu, Sya’roni, memastikan bahwa seluruh persiapan di desanya telah dilakukan secara matang, baik dari sisi administratif maupun teknis.
“Semua kesiapan sudah kami lakukan, mulai dari legalitas lahan, kelengkapan dokumen, hingga sinkronisasi program. Kami optimistis koperasi ini segera beroperasi dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Untuk diketahui, Kecamatan Semen sendiri ditetapkan sebagai salah satu wilayah prioritas dengan empat titik pembangunan koperasi, yakni di Desa Bulu, Desa Sidomulyo, Desa Puhrubuh, dan Desa Pohsarang.
Koperasi tersebut disiapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, memperluas akses permodalan, memperkuat UMKM desa, sekaligus membuka peluang kerja berbasis potensi wilayah.
Baca juga : Meski Ditolak Warga, Dishub Kota Kediri Tetap Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Jalan Stasiun
Peninjauan lapangan ini menjadi penanda awal pembangunan ekonomi desa di Kecamatan Semen yang dirancang secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin






