NGANJUK, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, secara resmi menetapkan perubahan lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Pembangunan yang semula direncanakan di lapangan desa kini dipindahkan ke lahan Tanah Kas Desa (TKD).
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk respons atas aspirasi masyarakat sekaligus upaya menjaga keharmonisan sosial, tanpa menghambat pelaksanaan program strategis nasional di tingkat desa.
Penetapan lokasi baru diputuskan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar menyusul munculnya keberatan warga terhadap rencana pemanfaatan lapangan desa sebagai lokasi pembangunan.
Kepala Desa Sonoageng, Suharto, menyampaikan bahwa musyawarah tersebut menjadi jalan tengah untuk menyatukan pandangan seluruh elemen masyarakat.
Baca juga : CFD Kota Kediri Kian Ramai, Parkir Penuh Sejak Pagi Jadi Indikator Geliat Ekonomi Warga
“Setelah muncul penolakan, kami bersama perangkat desa dan lembaga terkait segera menggelar musyawarah desa khusus. Forum ini melibatkan Muspika, TNI-Polri, RT, RW, tokoh masyarakat, hingga pendamping desa,” ujar Suharto, Minggu (11/1/2026).
Hasil musyawarah menyepakati bahwa pembangunan koperasi dialihkan ke Tanah Kas Desa yang lokasinya masih berada di sekitar area lapangan, namun tidak mengganggu fungsi ruang publik.
“Alhamdulillah, musyawarah menghasilkan kesepakatan bersama. Lokasi dipindahkan ke tanah kas desa yang letaknya tidak jauh dari lapangan dan dapat diterima semua pihak,” jelasnya.
Menurut Suharto, penolakan warga sebelumnya bukan ditujukan pada program koperasi, melainkan pada kekhawatiran hilangnya fungsi lapangan desa sebagai fasilitas olahraga dan ruang aktivitas masyarakat.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Tertibkan Pedagang Makanan yang Gunakan Trotoar Jalan Soekarno Hatta Tepus
“Warga pada prinsipnya mendukung koperasi. Mereka hanya berharap lapangan desa tetap dipertahankan sebagai ruang publik,” imbuhnya.
Kesepakatan pemindahan lokasi tersebut telah dituangkan dalam berita acara resmi dan ditandatangani oleh unsur pemerintah desa serta perwakilan masyarakat. Dalam waktu dekat, pemerintah desa juga akan memasang banner penanda sebagai bentuk sosialisasi lokasi pembangunan yang baru.
Sebagai bagian dari program strategis nasional, Suharto berharap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat segera direalisasikan demi mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi warga Desa Sonoageng.
“Mudah-mudahan proses pembangunan bisa segera dimulai. Kami berharap dukungan seluruh masyarakat agar program ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi warga,” pungkasnya.***
Reporter : Inna Dewi Fatima
Editor : Hadiyin





