Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Kualitas stok beras milik Perum Bulog Cabang Tulungagung dipastikan tetap dalam kondisi baik meski telah disimpan selama satu tahun. Hal ini terungkap dalam kegiatan pemantauan langsung di gudang Bulog yang berada di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut.
Pemantauan tersebut dilakukan oleh Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini, bersama Direktur Pengadaan Bulog Prihasto Setyanto dan jajaran Bulog wilayah Jawa Timur.

Anggia menyampaikan, hasil pengecekan menunjukkan kualitas beras tetap terjaga dengan baik, meskipun merupakan stok lama yang telah disimpan sejak April 2025.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Beras yang disimpan hingga satu tahun masih dalam kondisi sangat baik,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Baca juga : Kapolres Kediri Resmikan Lapangan Tembak “Tathta Dharaka” di Plosoklaten
Sementara itu, Prihasto menjelaskan bahwa Bulog menerapkan standar ketat dalam menjaga mutu beras, mulai dari proses penyerapan gabah hingga penyimpanan di gudang. Setiap beras yang akan dijadikan cadangan pemerintah wajib memenuhi sejumlah kriteria teknis.
Empat syarat utama tersebut meliputi kadar air maksimal 14 persen, tingkat kerusakan maksimal 25 persen, kandungan menir maksimal 2 persen, serta derajat sosoh hingga 95 persen. Jika tidak memenuhi standar tersebut, beras tidak akan diterima sebagai cadangan.
“Semua beras harus lolos pemeriksaan kualitas sebelum masuk gudang. Bahkan selama penyimpanan, pengawasan tetap dilakukan secara ketat,” jelasnya.
Untuk memastikan kualitas tetap stabil, Bulog juga menugaskan Petugas Pemeriksa Kualitas (PPK) di setiap gudang. Selain itu, kondisi lingkungan seperti kelembaban ruangan dijaga agar tidak memicu penurunan mutu beras.
Baca juga : Tinggalkan Tungku Menyala, Dapur Rumah di Kediri Ludes Terbakar
Prihasto menambahkan, stok beras yang telah disimpan selama satu tahun tersebut dalam waktu dekat akan mulai didistribusikan, salah satunya melalui program bantuan pangan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, tidak ada batas waktu pasti masa penyimpanan beras selama kondisi gudang terjaga dengan baik. “Selama kelembaban dan perawatan sesuai standar, kualitas beras tetap aman meski disimpan lebih dari satu tahun,” pungkasnya.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





